SUKABUMIUPDATE.com – Talang air di Kampung Bojong Talang, Kelurahan/Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, yang sebelumnya dikeluhkan warga karena kerap meluap saat hujan, kini telah dibersihkan oleh pemerintah setempat, Senin (6/4/2026).
Pembersihan dilakukan dengan mengangkat tumpukan sampah dan rumput yang selama ini menyumbat aliran air. Warga menyebut, kondisi tersebut menjadi penyebab utama meluapnya air hingga ke badan jalan.
Sutrisno (43), warga yang sehari-hari beraktivitas di lokasi tersebut, menuturkan bahwa sebelum dibersihkan, talang dipenuhi sampah dan vegetasi liar.
“Dibersihkan sampah-sampahnya. Tadi sebelum dibersihkan itu rumput sama sampah doang,” ujarnya.
Baca Juga: Razia Kamar di Lapas Sukabumi, Gunting-Kosmetik hingga Sikat Gigi Modifikasi Ikut Diamankan
Ia menyebutkan, pembersihan dilakukan sejak pagi hari oleh pihak kecamatan dengan melibatkan sejumlah petugas.
“Mulai dibersihkan tadi pagi, sama pihak kecamatan sampai jam 10 pagi, banyakan yang turun,” katanya.
Setelah dilakukan pembersihan, kondisi talang kini kembali normal dan aliran air menjadi lancar. “Kondisinya sekarang bagus, lancar,” ucapnya.
Meski demikian, Sutrisno menilai potensi penyumbatan masih bisa terjadi kembali. Ia mengungkapkan, sampah dari wilayah kampung di bagian atas masih kerap terbawa aliran air ke talang tersebut.
“Nanti juga ada lagi, soalnya sampah dari kampung itu mah. Kalau kampungnya nggak bersih pasti nyumbat lagi, ada bambu, gagang sapu segala,” jelasnya.
Baca Juga: Hujan-hujanan, Balita 4 Tahun Tewas Terseret Arus Selokan di Kalibunder Sukabumi
Ia juga menyoroti masih adanya sisa sampah di beberapa titik, terutama di area terowongan yang berada di bawah talang.
“Harusnya sudah nggak ada sampah, tapi melihat ke sana masih ada. Di kolongnya kan itu ada terowongan,” katanya.
Selain itu, ia menduga pembersihan belum menjangkau seluruh saluran air, khususnya yang berada di wilayah permukiman warga.
“Belum semua dibersihkan kayaknya, di kampung sana masih ada selokan,” ujarnya.
Meski titik utama penyumbatan telah ditangani, ia menilai potensi kejadian serupa masih bisa terjadi dalam waktu ke depan.
Baca Juga: Viral Air Masuk di Lantai 2 Disebut Banjir, UPTD Pasar Cicurug Berikan Penjelasan
“Yang nyumbatnya sudah bersih, tapi masih ada potensi begitu lagi. Kita lihat jarak sebulan dua bulan ke depan,” katanya.
Untuk mencegah penyumbatan kembali, Sutrisno berharap adanya langkah lanjutan dari pihak terkait, salah satunya dengan pemasangan penyaring sampah di saluran air.
“Harusnya diblok, sampah dari kampung dipasang besi supaya tidak terbawa ke talang air,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Dan dari warganya tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.
Sebelumnya, talang air di lokasi tersebut dikeluhkan warga karena sering meluap saat hujan deras dan menyebabkan air meluber ke badan jalan nasional Sukabumi–Bogor, sehingga mengganggu pengguna jalan. Kondisi itu disebut telah berlangsung cukup lama akibat tumpukan sampah yang menyumbat aliran air.
Editor : Asep Awaludin