SUKABUMIUPDATE.com - Pelaku pembacokan bapak hajat di Gunung Guruh, Kabupaten Sukabumi, menjalani perawatan kejiwaan di RSUD R. Syamsudin SH (Bunut),Kota Sukabumi. Dari hasil pemeriksaan medis, pelaku dipastikan mengalami gangguan kejiwaan yang sudah berlangsung sejak lama.
Humas RSUD R. Syamsudi, Irfan Nugraha, menjelaskan bahwa pasien tersebut dibawa ke rumah sakit oleh pihak keluarga dan kepolisian dalam kondisi sudah diborgol. “Pasien diantar oleh keluarga (keponakan) dan juga polisi dengan kondisi sudah diborgol karena ada riwayat melukai warga sekitar,” ujarnya saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Selasa (7/4/2026).
Ia mengungkapkan, berdasarkan keterangan keluarga, pelaku memang memiliki riwayat gangguan jiwa yang sudah cukup lama dan tidak pernah mendapatkan penanganan medis. “Betul ada riwayat gangguan jiwa, bahkan keluarga mengakui sudah sejak lama lebih dari 20 tahun namun tidak pernah dibawa berobat,” katanya.
Baca Juga: Hanya 18 Orang, Kota Sukabumi Berangkatkan Jemaah Haji ke Tanah Suci pada 7 Mei 2026
Dari hasil pemeriksaan awal di Instalasi Gawat Darurat (IGD), dokter melakukan anamnesis, pemeriksaan fisik, hingga pemeriksaan laboratorium yang menguatkan kondisi kejiwaan pasien. “Pasien dilakukan pemeriksaan oleh Dokter IGD melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik serta dicek lab juga, didapatkan hasil yg mengarah ke arah gangguan jiwa karena ada riwayat sering halusinasi sejak lama,” jelasnya.
Selanjutnya, pasien dikonsultasikan ke dokter spesialis kejiwaan dan direkomendasikan untuk menjalani perawatan intensif di bangsal jiwa. “Pasien dikonsulkan ke Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa (SpKJ) dan mendapatkan advis harus dirawat inap di bangsal jiwa,” tambah Irfan.
Diberitakan sebelumnya, seorang warga di Kecamatan Gunung Guruh menjadi korban pembacokan saat tengah membantu mendirikan tenda hajatan pernikahan anaknya. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius di bagian leher, sementara pelaku yang merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berhasil diamankan oleh warga dan pihak kepolisian.
Baca Juga: Sembunyi di Kamar Istri, Pengedar Sabu di Cisaat Sukabumi Diciduk Polisi
Kejadian Selasa (7/4/2026) pagi ini, membuat Wandi (53 tahun), warga Kampung Bojong Duren, RT 015 RW 007 mengalami luka di bagian leher setelah diserang secara tiba-tiba. Saat itu korban tengah mencuci peralatan.
Kapolsek Gunungguruh IPTU Iwan Gunawan mengatakan, pelaku berinisial Ujun (58 tahun) datang membawa senjata tajam jenis golok dan langsung menyerang korban tanpa alasan yang jelas. “Pelaku yang diduga ODGJ datang membawa sebilah golok dan langsung membacok korban di bagian leher tanpa sebab yang jelas,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com, Selasa (7/4/2026).
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka yang cukup serius dan harus mendapatkan penanganan medis. Wandi sempat dilarikan ke klinik terdekat menggunakan ambulans oleh perangkat desa, lukanya memerlukan penanganan medis hingga enam jahitan.
Baca Juga: Buntut Viral Timbangan Tak Wajar, Pengasong Ikan Palabuhanratu Janji Lakukan Pembenahan
Setelah melakukan aksinya, pelaku sempat bersembunyi di dalam rumah. Aparat bersama warga kemudian melakukan upaya persuasif agar pelaku menyerahkan diri. “Setelah dilakukan negosiasi, pelaku keluar masih membawa golok, namun berhasil dilumpuhkan oleh petugas bersama warga dan langsung diamankan,” kata Iwan.
Editor : Fitriansyah