Sukabumi Update

Hilang Misterius di Leuweung Angker Kisodra, Lansia 72 Tahun Ditemukan Setengah Sadar

Tangkapan layar proses pencarian dan setelah Maman (72) tahun ditemukan setelah hilang sekitar 6 hari di Leuweung Kisodra, Pabuaran, Sukabumi. Rabu (8/4/2026). (Sumber: Dok Warga)

SUKABUMIUPDATE.com – Suasana tenang di Kampung Cijulang RT 018/008, Desa Sukajaya, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi, tiba-tiba berubah menjadi kegelisahan yang mencekam. Seorang warga lanjut usia, Maman (72), hilang secara misterius setelah berpamitan hendak mengambil kue untuk hajatan pernikahan anaknya.

Peristiwa itu bermula pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Dengan langkah sederhana, Maman yang sehari-hari berprofesi sebagai petani berjalan kaki menuju Kampung Nagrak, Desa Ciwalat. Ia memilih jalur pintas yang biasa dilalui warga, melintasi pematang sawah, lalu masuk ke hutan rakyat yang dikenal dengan nama Leuweung Kisodra.

Waktu terus berjalan. Azan Jumat berkumandang, lalu berganti sore. Maman tak kunjung kembali. Kekhawatiran keluarga pun berubah menjadi kepanikan saat mereka mendatangi rumah saudaranya di Desa Ciwalat, tempat tujuan Maman. Harapan sirna ketika saudara menyatakan tak pernah melihat kedatangannya.

“Biasanya kalau ke sana tidak lama, tapi ini sampai sore belum pulang,” ujar salah satu warga dengan nada cemas.

Baca Juga: Waspada Penipuan Lowongan Kerja KAI di TikTok, Cek Faktanya di Sini!

Kabar hilangnya Maman menyebar cepat. Warga, aparat desa, hingga keluarga bergerak serentak, menyisir setiap jengkal jalur yang mungkin dilalui, dari pematang sawah hingga rimbunnya hutan.

Hutan yang berjarak sekitar tiga kilometer dari rumah korban itu bukan sekadar kawasan biasa. Di mata warga, Kisodra adalah kawasan hutan yang menyimpan banyak cerita tentang orang yang tersesat, kejadian-kejadian ganjil, hingga kisah-kisah mistis yang terus hidup dari generasi ke generasi.

“Dari dulu memang banyak yang bilang kalau hutan itu sering bikin orang nyasar. Ada saja kejadian aneh,” kata warga.

Siang berganti malam. Pencarian dilakukan tanpa henti. Bahkan, di tengah keputusasaan, warga meminta bantuan tokoh spiritual untuk mencoba menelusuri jejak yang tak kasat mata. Arah pencarian pun mengerucut ke sebuah aliran sungai di dalam hutan.

Maman akhirnya ditemukan setelah enam hari masa pencarian, tepatnya pada Rabu (8/4) sekira pukul 11.30 Wib. Ia tergeletak di tepi sungai, dalam kondisi yang membuat siapa pun terhenyak, Maman terlihat lemas, setengah sadar, dan tak mampu mengucapkan sepatah kata pun. Tubuhnya tampak seperti habis digerogoti kelelahan yang luar biasa.

“Ditemukan di sisi walungan (sungai), kondisinya sudah sangat lemah, seperti orang kelelahan berat,” ungkap warga lainnya.

Baca Juga: Ketua DPRD Sukabumi Apresiasi Muscab III HIPMI, Tekankan Peran Strategis Pengusaha Muda

Lokasi penemuan itu terpencil, berjarak sekitar satu kilometer dari pemukiman terdekat, dan hampir tiga kilometer dari rumahnya. Jarak yang tak mudah ditempuh, terlebih bagi seorang lansia.

Kepala Desa Sukajaya, Ade Firman, membenarkan peristiwa tersebut. Ia memastikan Maman telah ditemukan dalam keadaan selamat, meski kondisinya masih sangat lemah.

“Alhamdulillah sudah ketemu. Tadi siang kondisinya belum bisa ditanya karena masih lemas, kemungkinan belum makan dan minum selama hilang,” ujar Ade Firman kepada Sukabumiupdate.com, Rabu (8/4/2026).

Cerita Rakyat Leuweung Angker Kisodra.

Menurut cerita turun-temurun, nama “Kisodra” berasal dari seorang jawara pada masa kolonial Belanda yang dikenal sebagai penangkap kerbau liar. Suatu malam, ia dikisahkan berhadapan dengan seekor macan di hutan tersebut. Pertarungan sengit pun terjadi hingga akhirnya sang jawara celaka, kakinya terjepit di rumpun bambu. Ia tewas dalam kondisi mengenaskan, dan dimakamkan di kawasan itu.

Sejak saat itu, Kisodra bukan sekadar hutan. Ia menjadi ruang yang menyimpan jejak cerita, ketakutan, dan misteri.

Kini, setelah Maman berhasil ditemukan, kegelisahan belum sepenuhnya sirna. Di tengah rasa syukur, terselip pertanyaan yang belum terjawab, apa yang sebenarnya terjadi selama ia menghilang di dalam hutan yang sarat kisah itu?

Editor : Asep Awaludin

Tags :
BERITA TERKAIT