SUKABUMIUPDATE.com – Sebanyak 37 ribu warga Kota Sukabumi menerima bantuan pangan berupa 20 kilogram beras dan 4 kilogram minyak goreng dari pemerintah melalui Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog). Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki didampingi camat Lembursitu meninjau langsung proses distribusi bantuan di Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, Kamis (9/4/2026).
Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) telah menjadwalkan penyaluran serentak selama empat hari, terhitung sejak 8 hingga 11 April 2026.
Wali Kota menyampaikan bahwa volume bantuan pangan pada tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan yaitu sebesar 81,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. "Secara volume penerima bantuan pangan (PBP) tahun ini meningkat menjadi kurang lebih 37 ribu penerima,” ujarnya kepada sukabumiupdate.com, usai kegiatan.
Wali Kota menjelaskan, secara keseluruhan, total bantuan yang disalurkan di Kota Sukabumi mencapai 740 ton beras dan 148 ribu liter minyak goreng. Ia berharap program ini dapat membantu menekan angka kemiskinan, pengangguran, serta stunting di wilayahnya.
Lebih lanjut, Ayep Zaki menegaskan, ketiga persoalan tersebut (kemiskinan, pengangguran, serta stunting) harus ditangani secara bersama-sama oleh pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat, termasuk melibatkan peran filantropi.
Baca Juga: Heri Gunawan Kecam Pernyataan Saiful Mujani: Narasi Inkonstitusional Bahayakan Demokrasi
"Tiga persoalan ini harus dikeroyok, tidak hanya pemerintah, saya juga akan mengajak para dermawan untuk membantu menyelesaikan persoalan kemiskinan, pengangguran, serta stunting di kota ini," imbuhnya.
Kepala Perum Bulog Cabang Cianjur, Yanto Nurdiyanto, menjelaskan bahwa bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari program nasional yang ditugaskan kepada BULOG. “Program ini adalah penugasan pemerintah kepada Bulog untuk menyiapkan dan menyalurkan bantuan berupa beras dan minyak goreng kepada masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, jumlah penerima bantuan di Kota Sukabumi meningkat dari 20.432 pada tahun 2025 menjadi 37.356 PBP pada tahun 2026. Peningkatan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat yang sebelumnya belum tersentuh.
Menurut Yanto, program bantuan pangan ini bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendukung stabilitas ekonomi. “Mudah-mudahan dengan bantuan ini masyarakat yang sebelumnya belum menerima bantuan, sekarang bisa merasakannya,” kata Yanto.
Lurah Cikundul, Ateng Jaelani mengungkapkan bahwa jumlah penerima bantuan di wilayahnya saat ini sebanyak 909 PBP. "Jumlah beras yang disalurkan sebanyak 18.180 kilogram, dan 3.643 liter minyak goreng untuk 909 penerima," jelasnya.
Baca Juga: Dukung Benih Unggul, Kadistanhorti Dorong Optimalisasi Kinerja BBPP Jabar
Salah seorang penerima bantuan, Sapiah (48), warga Cibodas RT 01 RW 01 Kelurahan Cikundul, menyebut baru pertama kali menerima bantuan tersebut. Ia mengaku bersyukur karena bantuan ini sangat membantu kebutuhan sehari-hari keluarganya.
“Terima kasih pak, ini sangat membantu buat kebutuhan keluarga sehari-hari,” ujar ibu rumah tangga yang memiliki tiga anak yang masih kecil tersebut.
Berikut adalah data rincian alokasi per kecamatan di Kota Sukabumi:
| Kecamatan | Jumlah PBP (KK) | Alokasi Beras (Kg) | Alokasi Minyak (Ltr) |
|---|---|---|---|
| Citamiang | 4.910 | 98.200 | 19.640 |
| Warudoyong | 6.826 | 136.520 | 27.304 |
| Cibeureum | 5.671 | 113.420 | 22.684 |
| Lembursitu | 4.687 | 93.740 | 18.748 |
| Cikole | 6.425 | 128.500 | 25.700 |
| Gunung Puyuh | 4.357 | 87.140 | 17.428 |
| Baros | 4.480 | 89.600 | 17.920 |
Editor : Syamsul Hidayat