Sukabumi Update

19 Hari Menahan Sakit, Suryati Korban Lakalantas Akhirnya Dirujuk ke RSUD Sekarwangi

Suryati, warga Desa Tegalbuleud, dirujuk ke RSUD Sekarwangi setelah mengalami kecelakaan dan mendapat perhatian dari berbagai pihak. (Sumber : SU/Ragil Gilang).

SUKABUMIUPDATE.com – Suryati (51 tahun), warga Kampung Puncak Bungur RT 002/008, Desa Tegalbuleud, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, yang merupakan korban lakalantas pada Rabu 25 Maret 2026, sekitar pukul 17.30 WIB, akhirnya dirujuk ke RSUD Sekarwangi.

Kondisinya yang semakin hari makin memburuk membuatnya tidak dapat berjalan dan terbaring lemah akibat kecelakaan yang merenggut kesehatannya. Di Usianya yang sudah mencapai setengah abad, Suryati harus rela menahan rasa sakit 19 hari lamanya, hingga pada Senin (13/04/2026) ia dirujuk ke RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan yang optimal. 

Tak hanya mengalami luka fisik, Suryati juga harus menghadapi kondisi ekonomi yang cukup memprihatinkan. Namun demi mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, ia akhirnya dirujuk ke RSUD Sekarwangi dengan difasilitasi oleh Pemerintah Desa Tegalbuleud, Pemerintah Kecamatan Tegalbuleud, serta bantuan santunan dari pemilik kendaraan roda empat yang terlibat dalam insiden tersebut.

Baca Juga: Target Rampung Akhir Tahun, 15 Jembatan Tol Bocimi Seksi 3 Sebagian Besar Selesai

Kasi Trantibum Kecamatan Tegalbuleud, Sumarna, mengatakan bahwa upaya penanganan terhadap korban terus dilakukan melalui koordinasi berbagai pihak.

“Pada hari Senin, 13 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIB telah dilaksanakan musyawarah yang dihadiri pihak Polsek Tegalbuleud, kedua belah pihak, Kepala Desa Tegalbuleud, serta pemerintah kecamatan,” ujar Sumarna kepada Sukabumiupdate.com, Senin (13/04/2026).

Dalam musyawarah tersebut, lanjutnya, pihak keluarga pengemudi roda empat kembali menunjukkan kepedulian dengan memberikan santunan kepada korban. Bantuan tersebut merupakan yang keempat kalinya diberikan kepada keluarga korban roda dua yang diwakili Kusnadi selaku Ketua RT 02/08 Kampung Puncak Bungur.

Baca Juga: Cek Fakta: WhatsApp Penipu Catut Deni Yudono Kasatpol PP Kabupaten Sukabumi

“Sebelumnya kedua belah pihak juga sudah beberapa kali melakukan musyawarah secara kekeluargaan. Hari ini kembali ditegaskan rencana pemberangkatan korban ke rumah sakit untuk penanganan medis,” tambahnya.

Suryati diberangkatkan ke RSUD Sekarwangi pada hari ini Senin malam (13/4/2026) sekitar pukul 19.00 WIB, menggunakan ambulans Desa Tegalbuleud. Proses pengantaran turut didampingi oleh Bhabinkamtibmas Polsek Tegalbuleud, Aipda Rapi Nurhaq, sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan bantuan.

“Korban perlu mendapatkan tindakan medis dari pihak rumah sakit, sehingga hari ini akan segera dirujuk agar mendapat penanganan yang lebih optimal,” tandas Sumarna.

Baca Juga: Pengawasan di Palabuhanratu, Jaenudin Dorong Generasi Muda Manfaatkan Pelatihan Kerja dari Pemprov Jabar

Diberitakan sebelumnya pada Rabu sore, 25 Maret 2026 sekitar pukul 17.30 WIB, perjalanan yang seharusnya biasa saja berubah menjadi tragedi. Suryati dibonceng anak perempuannya, Ratih (26), bersama cucu laki-lakinya yang baru berusia dua tahun. Mereka melaju menggunakan sepeda motor Honda Beat menuju kawasan Muara Indah Cikaso.

Namun di jalan nasional Kampung Rancaerang, Desa Buniasih, takdir berkata lain. Ratih mengisahkan, saat itu dirinya hendak menyalip sebuah mobil jenis Avanza berwarna hitam. Di saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju kendaraan ambulans.

Naas ketika akan melewati mobil tersebut, Ratih mengatakan ibunya Suryati terkena mobil dan membuatnya terjatuh bersama anaknya.

Baca Juga: Pohon Tumbang di Sukabumi, Perjalanan KA Siliwangi Sempat Terhambat

“Pas mau melewati mobil itu, ibu saya kena mobil dan terjatuh bersama anak saya. Setelah berhenti, saya lihat mereka sudah berada di kolong mobil,” tutur Ratih dengan suara lirih, mengenang detik-detik kejadian kepada Sukabumiupdate.com, Rabu 8 April 2026.

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT