SUKABUMIUPDATE.com - Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Sukabumi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Monitoring dan Evaluasi Sektor Infrastruktur dan Kewilayahan, Selasa (14/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Bale Pangripta Bapperida ini menjadi langkah krusial dalam memastikan perencanaan pembangunan daerah berjalan tepat sasaran.
Rapat tersebut fokus membahas capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) serta realisasi anggaran pada Triwulan I tahun 2026. Selain itu, forum ini menjadi wadah bagi perangkat daerah untuk mengekspose capaian program dan sub-kegiatan guna menyinkronkan gerak pembangunan di lapangan.
Sekretaris Bapperida Kabupaten Sukabumi, Yuki Ramdan, menjelaskan bahwa rakor ini bertujuan memantau sejauh mana pelaksanaan kegiatan pembangunan telah berjalan di awal tahun. Forum ini menghadirkan perwakilan dari berbagai instansi strategis, seperti Dinas PU, Perkim, DLH, Dishub, DPTR, hingga perwakilan dari 47 kecamatan.
“Selain memonitor pelaksanaan hasil Rencana Kerja (Renja) 2026, agenda ini juga untuk mensinkronkan kegiatan dinas lingkup Perencanaan Infrastruktur Kewilayahan (PIK) agar selaras dengan kebutuhan unsur kecamatan di wilayah,” ujar Yuki.
Baca Juga: Matangkan RKPD 2027, Bapperida Sukabumi Sinkronkan Arah Pembangunan Daerah
Dalam arahannya, Yuki Ramdan menekankan bahwa tahun ini merupakan tahun kedua pelaksanaan visi besar Kabupaten Sukabumi di bawah kepemimpinan Bupati Asep Japar dan Wakil Bupati Andreas, yaitu terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah (Maju, Unggul, Berbudaya dan Berkah).
Ia mengingatkan bahwa seluruh perangkat daerah adalah mesin birokrasi yang memiliki peran vital dalam menentukan keberhasilan visi tersebut. Oleh karena itu, pencapaian kinerja yang maksimal sangat bergantung pada sinergi dan peran aktif setiap dinas dalam mengawal indikator kinerja yang sudah ditetapkan.
"Semua perangkat daerah memiliki indikator kinerja yang sudah ditetapkan, oleh karena itu kita fokus untuk mengawal itu," kata Yuki.
Di sisi lain, Yuki juga memberikan catatan mengenai tantangan pembangunan saat ini. Mengingat situasi global yang dinamis serta adanya keterbatasan kondisi fiskal daerah yang menuntut efisiensi anggaran, perangkat daerah dituntut untuk tidak hanya terpaku pada rutinitas.
Bapperida mendorong setiap dinas melakukan langkah inovatif agar target kinerja tetap tercapai meskipun dihadapkan pada keterbatasan dana.
"Melalui forum ini, diharapkan terbangun keselarasan yang kuat antarperangkat daerah demi mendorong peningkatan kinerja pembangunan infrastruktur dan kewilayahan di seluruh pelosok Kabupaten Sukabumi," tandasnya. (adv)
Editor : Denis Febrian