SUKABUMIUPDATE.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, meninjau langsung progres betonisasi ruas Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Palabuhanratu, Rabu (15/4/2026). Peninjauan ini difokuskan pada titik pengerjaan di depan RSUD Palabuhanratu sampai Lapang Cangehgar guna memastikan proyek berjalan sesuai rencana.
Dalam monitoring tersebut, Uus didampingi tim teknis, jajaran UPTD PU Wilayah Palabuhanratu, serta pengawas proyek. Pihaknya melakukan pengecekan mendetail pada setiap aspek pengerjaan rekonstruksi jalan tersebut.
“Pagi hari ini saya melaksanakan monitoring kegiatan rekonstruksi Jalan Ahmad Yani. Saya ingin memastikan bahwa proses pembangunan berjalan sesuai rencana, baik dari sisi waktu, kualitas, maupun kuantitas,” ujar Uus kepada sukabumiupdate.com di lokasi.
Uus menegaskan, tiga aspek utama tersebut menjadi fokus pengawasan agar hasil pekerjaan di lapangan benar-benar sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan dalam kontrak.
“Sebagai pengguna anggaran, kami harus turun langsung. Ketika ada persoalan, tentu saya yang bertanggung jawab,” tegasnya.
Baca Juga: Kabar Baik, Dinas PU Sukabumi Akan Beton Jalan Ahmad Yani Palabuhanartu
Berdasarkan hasil monitoring, Uus mengungkapkan bahwa progres pengerjaan saat ini telah mencapai 51 persen. Melihat tren positif ini, Uus optimis proyek dapat rampung lebih awal dari jadwal yang ditetapkan.
“Mudah-mudahan sesuai target, yakni 30 Juni. Namun melihat progres saat ini, bukan tidak mungkin awal Juni pekerjaan sudah rampung,” ungkapnya.
Meski pengerjaan menunjukkan tren percepatan, Uus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan layanan kesehatan di RSUD Palabuhanratu. Adanya pekerjaan drainase dan pemasangan grill di pintu masuk rumah sakit sempat menghambat aksesibilitas.
Selama tahap pemasangan Lean Concrete (LC) dan proses pengerasan beton, area pintu masuk harus steril dari kendaraan selama minimal satu hari.
“Kami mohon maaf kepada masyarakat, khususnya yang akan ke rumah sakit, karena akses masuk sementara dialihkan. Ini demi kelancaran pekerjaan, dan insyaallah dalam satu hari ke depan sudah kembali normal,” jelasnya.
Dari sisi kualitas, Uus memastikan material yang digunakan telah melalui uji laboratorium dan memenuhi standar yang ditetapkan. Begitu pula dari sisi kuantitas, seluruh pekerjaan telah diukur dan sesuai dengan dokumen kontrak.
“Dari hasil pemeriksaan, kualitas sudah masuk laboratorium dan memenuhi syarat. Kuantitas juga sudah sesuai dengan perencanaan,” tambahnya.
Ia berharap, pembangunan infrastruktur jalan ini dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan Palabuhanratu.
“Mudah-mudahan pembangunan ini menciptakan efek domino positif dari sisi infrastruktur dan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (adv)
Editor : Denis Febrian