Sukabumi Update

Pra Rekonstruksi Pembunuhan WN Singapura di Cicurug Sukabumi, 2 Tersangka Dihadirkan

Pra rekonstruksi kasus pembunuhan warga Singapura digelar di Perumahan BMI 5, Cicurug, Sukabumi, Kamis (16/4/2026), dengan menghadirkan dua tersangka dan pengamanan aparat kepolisian | Foto : Ibnu Sanubari

SUKABUMIUPDATE.com - Aktivitas di Perumahan Bumi Mutiara Indah (BMI) 5, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mendadak jadi perhatian warga, pada Kamis (16/4/2026) siang. Sejumlah polisi terlihat keluar masuk area perumahan, sementara warga mulai berdatangan untuk menyaksikan dari kejauhan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pra rekonstruksi terkait kasus pembunuhan seorang pria asal negara Singapura yang tengah diselidiki aparat kepolisian. Berdasarkan pantauan di lokasi, pra rekonstruksi dimulai sekitar pukul 11.00 WIB di sebuah rumah kontrakan di Blok C40 yang sebelumnya sempat dihuni seorang perempuan berinisal L. Selanjutnya, kegiatan berlanjut ke Blok A46 yang diduga menjadi titik utama dalam rangkaian peristiwa tersebut.

Proses berlangsung hingga sore hari dengan pengawalan aparat dari Polda Jawa Barat bersama jajaran Polsek Cicurug. Sejumlah adegan tampak diperagakan di beberapa titik lokasi. Dua orang tersangka turut dihadirkan, keduanya mengenakan pakaian tahanan dan berada dalam pengawalan ketat saat proses berlangsung.

Sejumlah warga terlihat menyaksikan jalannya kegiatan dari sekitar lokasi. Meski demikian, situasi tetap kondusif. Pihak kepolisian yang berada di lokasi belum memberikan keterangan resmi. Petugas dari Polda Jawa Barat menyebut belum ada pihak yang berkompeten untuk menyampaikan pernyataan.

Baca Juga: Cukup via Hp! Kini Lapor Polisi Tak Perlu Datang ke Kantornya, Ada Fitur Live Chat Petugas

Sebelumnya, kasus ini mencuat setelah penemuan jasad seorang pria dalam kondisi terlakban dan dilapisi semen di aliran Sungai Citanduy, Desa Tarisi, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap.

Kapolresta Cilacap, Kombes Pol. Dr. Budi Adhy Buono, dalam keterangan resminya menyampaikan, jasad korban ditemukan berdasarkan laporan masyarakat. 

“Polsek Wanareja bersama Tim Inafis langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi korban ke RS Margono untuk dilakukan autopsi,” ujarnya.

Dalam proses penyelidikan, polisi juga berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya terkait laporan orang hilang di wilayah Jakarta.

Hasil penyelidikan mengarah pada tiga pelaku. Dua di antaranya, berinisial H (35) dan K (35), warga Kabupaten Pangandaran, telah diamankan. Sementara satu pelaku lain berinisial A masih dalam pengejaran.

Motif pembunuhan diduga dilatarbelakangi rasa sakit hati. Pelaku A disebut cemburu karena pacarnya menjalin hubungan dengan korban, sehingga mengajak pelaku lain untuk merencanakan pembunuhan.

Baca Juga: Miris! Bangunan SDN Kaum Hegarmanah Sukabumi Rusak, 57 Siswa Belajar di Tengah Bahaya

Peristiwa pembunuhan diketahui terjadi di wilayah Perumahan Bumi Mutiara Indah, Sukabumi. Korban dihabisi dengan cara dipukul pada bagian leher menggunakan bambu.

“Setelah memastikan korban meninggal dunia, para pelaku kemudian membungkus tubuh korban menggunakan plastik dan sprei, lalu berupaya menghilangkan jejak dengan melakukan pengecoran sebelum akhirnya membuang jasad korban ke Sungai Citanduy,” jelasnya.

Editor : Syamsul Hidayat

Tags :
BERITA TERKAIT