SUKABUMIUPDATE.com - Peristiwa longsor terjadi di Kampung Leuwi Peti RT 03 RW 04, Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, akibat hujan dengan intensitas tinggi.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Miky, mengatakan hujan deras menyebabkan debit air di saluran drainase meningkat hingga meluap ke halaman rumah warga. Air tersebut kemudian meresap ke tanah tebing dan memicu longsor di dua titik.
“Longsor terjadi di dua titik, pertama dengan panjang sekitar 5 meter dan tinggi 8 meter, kemudian di bagian bawahnya dengan panjang sekitar 10 meter dan tinggi 6 meter,” ujar Miky, kepada Sukabumiupdate.com, Kamis (16/4/2026).
Baca Juga: Longsor Lagi di Sukalarang: Lokasi Sama, Tebing 8 Meter Hantam Rumah Satu Warga Meninggal
Ia menjelaskan, peristiwa tersebut mengancam enam rumah yang dihuni 12 kepala keluarga serta akses jalan gang di sekitar lokasi. Meski begitu, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian tersebut.
Miky menuturkan, pihaknya telah melakukan assessment ke lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Balekambang. Saat ini, material longsoran masih dalam proses pembersihan.
“Untuk kebutuhan mendesak di lokasi, diperlukan pembersihan material longsor, pemasangan kawat bronjong, karung plastik, serta pipa PVC 10 inci untuk normalisasi drainase,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pihaknya merekomendasikan pembuatan laporan kejadian serta pengajuan permohonan bantuan ke BPBD Kabupaten Sukabumi. Ia juga mengimbau warga agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
“Warga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan yang disertai angin kencang dan petir,” pungkasnya.
Editor : Ikbal Juliansyah