SUKABUMIUPDATE.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu malam (18/4/2026), memicu meluapnya Sungai Cikaso.
Akibatnya, belasan rumah dan fasilitas pendidikan berupa satu bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kampung Garduh, Desa Datarnangka, terdampak banjir luapan sungai tersebut.
Kepala Desa Datarnangka, Jahid, mengatakan hujan dengan intensitas tinggi mulai turun sekitar pukul 19.00 WIB. Kondisi tersebut memicu debit air Sungai Cikaso meningkat hingga akhirnya meluap ke permukiman warga.
“Air sungai mulai naik sekitar pukul 24.00 WIB dan terus meningkat hingga masuk ke rumah warga,” ujar Jahid kepada sukabumiupdate.com, Minggu (19/4/2026).
Baca Juga: Longsor Terjang 4 Titik Jalan Provinsi Jampangtengah–Lengkong, Lalu Lintas Buka Tutup
Bencana hidrometeorologi ini mengakibatkan sedikitnya 15 rumah yang dihuni 15 kepala keluarga (KK) dan satu bangunan PAUD terendam banjir. Ketinggian air bervariasi, dengan rata-rata mencapai 120 sentimeter. Bahkan, di wilayah yang berada di bantaran sungai, ketinggian air dilaporkan mencapai hingga 200 sentimeter.
Meski tidak ada laporan korban jiwa, Jahid menyebut banjir menyebabkan aktivitas warga terganggu dan sejumlah barang rumah tangga terdampak genangan air serta material yang terbawa arus.
Saat ini, warga bersama aparat desa tengah melakukan pembersihan sisa material lumpur dan sampah yang terbawa banjir. Proses evakuasi dan pemulihan lingkungan terus dilakukan secara gotong royong.
Pemerintah desa mengimbau warga, khususnya yang tinggal di sekitar bantaran sungai, untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan.
Editor : Denis Febrian