Sukabumi Update

Sungai Menyempit, Warga Bongkar Bangunan Usai Banjir Lagi di Kampung Panagan Cibadak

Warga bersama petugas bongkar bangunan yang menghalangi laju aliran sungai pemicu banjir (Sumber: p2bk)

SUKABUMIUPDATE.com - Banjir yang merendam Kampung Panagan RT 03 RW 02, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, telah surut. Minggu (19/4/2026), warga membersihkan sisa genangan sekaligus membongkar sebagian bangunan rumah yang menjorok ke Sungai Cipamuruyan karena diduga memicu penyempitan aliran air.

Camat Cibadak, Mulyadi, meninjau langsung lokasi terdampak banjir. Ia mengatakan, kondisi di lapangan sudah berangsur normal meski warga masih melakukan pembersihan rumah masing-masing.

“Kondisinya air sudah surut, dan beberapa rumah yang sebelumnya terendam sekarang sedang dibersihkan oleh warga,” ujar Mulyadi.

Baca Juga: CFD Spesial HUT ke-112 Kota Sukabumi, Dorong Kebersamaan dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Terkait penyebab banjir, ia menyebut masih perlu dilakukan analisis lebih lanjut. Namun, dugaan sementara mengarah pada adanya penyempitan aliran sungai akibat bangunan yang menjorok ke badan sungai.

“Diduga ada bangunan yang menutup atau menyeberangi aliran sungai, sehingga menyebabkan penyempitan,” katanya.

Ia menjelaskan, banjir tidak menimbulkan kerusakan bangunan. Rumah warga hanya terendam tanpa mengalami kerusakan berarti.

Baca Juga: Sosialisasi di 4 Kabupaten, Distanhorti Jabar Tekankan Prinsip 7 Tepat Penyaluran Pupuk Bersubsidi

Menurutnya, langkah pembongkaran sebagian bangunan dilakukan atas inisiatif warga melalui musyawarah bersama pemerintah desa dan lingkungan setempat. Bagian rumah yang menjorok ke sungai dibongkar untuk memperlancar aliran air.

“Itu inisiatif warga melalui musyawarah bersama pemerintah desa, RT, dan RW,” jelasnya.

Mulyadi menambahkan, pemerintah kecamatan bersama relawan turut membantu penanganan di lapangan. Untuk langkah ke depan, pihaknya akan kembali mengevaluasi penyebab banjir secara menyeluruh.

Baca Juga: Karcis Wisata Pantai Taman Pandan Sukabumi Ditarik Sementara Buntut Dugaan Pungli

“Kalau setelah pembongkaran masih terjadi banjir, akan dicari penyebab lain, misalnya pendangkalan sungai, yang nantinya bisa dilakukan normalisasi,” ungkapnya.

Ia juga menghimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.

“Warga diharapkan tetap waspada saat hujan deras agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Baca Juga: Pilu Kurir Paket di Sukabumi: Sudah Harus Talangi COD, Malah Diintimidasi dan Diancam UU ITE

Langganan Banjir

Bencana banjir kembali terjadi di Kampung Panagan RT 03 RW 02, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Peristiwa ini dipicu luapan Sungai Cipamuruyan.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Mawaldi, mengatakan banjir terjadi akibat meningkatnya debit air sungai hingga meluap ke pemukiman warga dengan ketinggian sekitar 40 centimeter.

Kejadian banjir di wilayah tersebut bukan yang pertama kali. Menurutnya, Kampung Panagan memang kerap terdampak banjir saat curah hujan tinggi. “Wilayah ini memang sering terdampak banjir jika hujan dengan intensitas tinggi,” katanya.

Baca Juga: Sisakan Lumpur, Belasan Rumah & PAUD di Garduh Sagaranten Terdampak Banjir Luapan Cikaso

Mawaldi menuturkan, dalam peristiwa tersebut sedikitnya 20 rumah warga dan satu mushola terendam banjir. Saat kejadian, warga melakukan evakuasi mandiri dengan menyelamatkan barang-barang dari dalam rumah.

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT