Sukabumi Update

Jembatan Linggamanik Ambruk, UPTD PU Jampangtengah Siapkan Usulan Perbaikan

Kondisi jembatan Linggamanik di Desa Nangerang Kecamatan Jampangtengah Kabupaten Sukabumi yang mengalami ambruk. (Sumber Foto: SU/Ragil Gilang)

SUKABUMIUPDATE.com - Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pekerjaan Umum (PU) Wilayah Jampangtengah bergerak cepat melakukan asesmen terhadap Jembatan Linggamanik yang ambruk akibat bencana alam. Jembatan penghubung utama antara Kecamatan Jampangtengah dan Kecamatan Purabaya tersebut roboh setelah diterjang luapan Sungai Cikurutug pada Minggu (19/4/2026) dini hari.

Jembatan yang terletak di ruas jalan kabupaten Bojongjengkol–Miramontana, tepatnya di Kampung Linggamanik, Desa Nangerang, Kabupaten Sukabumi ini, kini tidak dapat dilalui sama sekali oleh kendaraan maupun pejalan kaki.

Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) UPTD PU Jampangtengah, Robi Ferdian, menyatakan bahwa pihaknya segera menerjunkan tim teknis ke lokasi setelah menerima laporan dari Pemerintah Desa Nangerang.

“Setelah menerima laporan dari Pemdes, kami langsung turun ke lapangan untuk melakukan asesmen kondisi jembatan,” ujar Robi kepada sukabumiupdate.com, Senin (20/4/2026).

Baca Juga: Luapan Sungai Cikurutug Gerus Fondasi, Jembatan Linggamanik di Jampangtengah Ambruk

Berdasarkan hasil survei lapangan bersama Forkopimcam Jampangtengah dan Pemerintah Desa Nangerang, jembatan dengan bentang panjang 12 meter dan lebar 5,6 meter tersebut mengalami kerusakan fatal pada bagian struktur bawah.

"Kerusakan dipicu oleh tergerusnya tanah pada bagian pondasi akibat derasnya aliran Sungai Cikurutug saat hujan lebat. Kami berupaya mengajukan terlebih dahulu data hasil survei hari ini. Untuk tindak lanjut ke depan, kami masih menunggu instruksi dari pimpinan,” tambahnya.

Tim UPTD PU bersama Forkopimcam dan Pemdes Nangerang lakukan asesmen jembatan Linggamanik yang ambruk. | Dok. UPTD PU JampangtengahTim UPTD PU bersama Forkopimcam dan Pemdes Nangerang lakukan asesmen jembatan Linggamanik yang ambruk. | Dok. UPTD PU Jampangtengah

Pihak UPTD PU saat ini tengah menyusun dokumen kajian teknis serta data hasil survei sebagai dasar pengajuan perbaikan kepada Dinas PU Kabupaten Sukabumi.

Warga diimbau untuk sementara waktu menggunakan jalur alternatif hingga ada penanganan lebih lanjut dari pemerintah daerah.

"Untuk kendaraan roda dua ada akses lain menggunakan jalan desa, untuk kendaraan roda empat dialihkan dulu melalui ruas jalan Panumbangan-Purabaya," pungkas Robi.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT