SUKABUMIUPDATE.com - Upaya pemberdayaan masyarakat terus menjadi napas kerja Partai Keadilan Sejahtera (PKS), terutama melalui peran wakil rakyat di daerah. Di Sukabumi, drh Slamet, sebagai Anggota Komisi IV DPR RI, menunjukkan konsistensi ini lewat program advokasi bagi kelompok peternak ayam petelur. Ini adalah sektor yang dinilai strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus ekonomi lokal.
Sedikitnya 20 kelompok peternak telah mendapat pendampingan langsung. Mereka tersebar di tiga daerah pemilihan Kabupaten Sukabumi, dengan satu kelompok berada di dapil II, sedangkan sisanya tersebar di dapil IV dan V. Setiap kelompok memperoleh dukungan senilai Rp 200 juta dalam bentuk sarana produksi utama, mulai bibit ayam, pakan, kandang, hingga obat-obatan, yang difokuskan pada fase awal pemeliharaan.
Bagi Slamet, pendekatan ini bukan hanya bantuan, melainkan investasi sosial jangka panjang. Dengan memastikan peternak memiliki fondasi kuat sejak awal, diharapkan mereka mampu mandiri, meningkatkan produksi, dan memperkuat rantai pasok pangan di tingkat lokal.
Tahun 2026 menjadi babak lanjutan dari komitmen tersebut. Saat ini, Slamet tengah mengadvokasi 15 kelompok peternak baru untuk menjadi penerima manfaat berikutnya. Langkah ini sekaligus memperluas jangkauan program dan membuka peluang bagi lebih banyak keluarga peternak untuk meningkatkan taraf hidup mereka.
Baca Juga: Slamet Bongkar Persoalan Peternakan, Soroti Kuatnya Peran Integrator
Momentum ini terasa semakin bermakna karena bertepatan dengan peringatan milad ke-24 PKS pada 20 April 2026, yang mengusung tema “Berdaya, Bersama Rakyat Menguatkan Ketahanan Indonesia.” Tema tersebut sejalan dengan arah program pemberdayaan yang dijalankan di lapangan. “Kami sadari PKS banyak kekurangan. Tetapi kami terus berikhtiar untuk memberdayakan masyarakat demi Indonesia yang lebih sejahtera. Pemberdayaan ini kita lakukan dari kecil, menengah, hingga besar," kata dia.
Ketua Bidang Pertanian dan Peternakan DPD PKS Kabupaten Sukabumi, Uden Abdunnatsir, turut mengapresiasi program itu. Menurutnya, program yang digulirkan sangat baik dan sudah terasa manfaatnya di lapangan, terutama dalam mendukung ketahanan pangan dan membuka peluang investasi jangka panjang di sektor peternakan.
“Program yang digulirkan oleh Pak drh Slamet sangat bagus. Namun, alangkah baiknya ada evaluasi hingga ke tingkat kelompok peternak, bukan hanya memastikan bantuan sampai atau tidak, tetapi juga memastikan seluruh anggota kelompok merasakan manfaatnya, tidak hanya pengurus inti,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebutuhan telur di Kabupaten Sukabumi masih sangat terbuka dan diminati masyarakat, sehingga program ini dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi warga. “Saya mengapresiasi program ini karena sangat terasa di lapangan untuk ketahanan pangan. Semua orang menyukai produk telur, sehingga sangat membantu perekonomian, meskipun ada sisa pakan atau obat,” tambah dia.
Uden juga menyampaikan terima kasih kepada Slamet atas kontribusinya bagi masyarakat Sukabumi, khususnya para penerima manfaat program. Momentum ini menguatkan makna karena bertepatan dengan peringatan milad PKS. “Bertepatan dengan milad PKS, semoga apa yang sudah dilaksanakan dan aspirasi dari warga bisa terus ditingkatkan. PKS diharapkan semakin istiqomah dalam membela masyarakat, khususnya di Sukabumi,” katanya. (ADV)
Editor : Oksa Bachtiar Camsyah