SUKABUMIUPDATE.com – Pascahanyutnya jembatan akibat banjir bandang pada Selasa (14/4) lalu, warga Kampung Cipiit, Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, bergotong royong membangun kembali jembatan darurat pada Selasa (21/4/2026).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas rusaknya akses penghubung utama yang sebelumnya menunjang aktivitas warga antarwilayah. Pembangunan jembatan darurat dilakukan secara swadaya dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa, aparat kecamatan, relawan, hingga masyarakat setempat.
Sejak pagi, warga tampak antusias menyiapkan material seperti bambu dan kayu untuk konstruksi jembatan sementara. Proses pengerjaan dilakukan secara bersama-sama dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
Baca Juga: Longsor dan Tanah Bergerak Lumpuhkan Akses Desa di Jampangtengah Sukabumi
Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan langkah cepat pembangunan jembatan darurat ini sangat penting untuk memulihkan aktivitas masyarakat yang sempat terhambat akibat bencana.
“Gotong royong ini menjadi solusi sementara agar akses warga kembali tersambung. Kami mengapresiasi keterlibatan semua pihak yang turut membantu percepatan penanganan pascabencana,” ujar Daeng kepada Sukabumiupdate.com.
Ia menambahkan, pihaknya bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan serta memberikan arahan teknis agar jembatan darurat yang dibangun dapat digunakan dengan aman oleh masyarakat.
Baca Juga: Gasak Uang hingga Rp15 Juta, CCTV Rekam Detik-detik Maling di Konter HP Gunungguruh
“Yang terpenting saat ini adalah memastikan mobilitas warga, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun sosial bisa kembali berjalan, meskipun masih menggunakan fasilitas darurat,” tambahnya.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah unsur turut hadir, di antaranya Kabid Linmas Provinsi, Kabid Linmas Kabupaten, Kabag Ops Polres Sukabumi, Kasat Binmas Polres Sukabumi, Polsek Nyalindung, Koramil Nyalindung, pihak Kecamatan Nyalindung, Kepala Desa Bojongsari, P2BK Nyalindung, Linmas Desa Bojongsari, serta masyarakat setempat.
Melalui semangat gotong royong ini, diharapkan proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat, sekaligus menjadi bukti kuatnya solidaritas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.
Editor : Asep Awaludin