SUKABUMIUPDATE.com – Hujan deras yang mengguyur tanpa henti memicu banjir bandang di Desa Cipeuteuy, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (20/4/2026) sore. Derasnya arus air menerjang kawasan permukiman dan lahan pertanian warga, meninggalkan dampak kerusakan yang cukup signifikan.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, setelah hujan turun terus-menerus sejak sore hari. Dua wilayah terdampak cukup parah, yakni Kampung Sukagalih RT 02 RW 09 dan Kampung Lewi Waluh RT 02 RW 07, yang berada di sekitar aliran sungai.
Berdasarkan informasi yang dihimpun sukabumiupdate.com, sedikitnya empat kelompok tani dengan total luas area persawahan mencapai 4,38 hektare terdampak banjir bandang Sungai Citamiang. Kondisi lahan bervariasi, sebagian sawah telah dipanen, sementara sebagian lainnya berada dalam fase menjelang panen. Akibat peristiwa tersebut, sejumlah lahan terancam mengalami gagal panen.
Manajer Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengungkapkan bahwa banjir bandang dipicu oleh meluapnya Sungai Citamiang yang tidak lagi mampu menampung debit air hujan yang terus meningkat.
“Banjir bandang terjadi akibat hujan yang terus menerus sehingga menyebabkan luapan Sungai Citamiang,” ujarnya.
Baca Juga: Kuota 173 Jemaah, Hanya 65 Warga Kabupaten Sukabumi yang Siap Berangkat Haji 2026
Luapan air yang datang tiba-tiba menggenangi area pertanian warga. Sekitar 2 hektare lahan persawahan dilaporkan terdampak, mengancam hasil panen serta mata pencaharian masyarakat setempat.
Meski situasi sempat mencekam, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa, korban luka, maupun warga yang harus mengungsi akibat kejadian tersebut.
Petugas gabungan bergerak cepat melakukan asesmen ke lokasi. Koordinasi dilakukan dengan berbagai unsur, mulai dari pemerintah desa, Satpol PP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, P2BK, Tagana, hingga para ketua RT dan RW setempat, guna memastikan penanganan berjalan optimal.
“Saat ini kebutuhan mendesak bagi warga terdampak berupa sandang dan pangan,” kata Daeng.
Hingga kini, kondisi di lokasi masih dilanda hujan dengan intensitas sedang, menambah kekhawatiran akan potensi banjir susulan. Pihak BPBD pun mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
Editor : Asep Awaludin