SUKABUMIUPDATE.com – Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Sukabumi kembali memicu bencana. Sebuah rumah panggung milik warga di Kampung Cipari RT 013/004, Desa Cijurey, Kecamatan Gegerbitung, dilaporkan roboh rata dengan tanah pada Rabu (22/4/2026) pagi sekitar pukul 07.30 WIB.
Insiden ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi bangunan berukuran 6x4 meter milik Manah yang sudah lapuk dimakan usia membuat struktur rumah tidak kuat menahan beban air dan terpaan angin.
Beruntung, saat struktur rumah ambruk, bangunan dalam keadaan kosong sehingga tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Pemilik rumah yang tinggal seorang diri (1 KK, 1 Jiwa) kini terpaksa mengungsi ke kediaman kerabat terdekatnya.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Gegerbitung, Opik, menyatakan bahwa pihaknya segera meluncur ke lokasi sesaat setelah menerima laporan warga untuk melakukan penanganan darurat.
“Kami bersama jajaran Satpol PP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, serta perangkat desa langsung melakukan asesmen dan pendataan di lapangan untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya,” ujar Opik.
Baca Juga: Akses Jalan Desa Cianaga Sukabumi Lumpuh Akibat Longsor, Alat Berat PU Diterjunkan
Berdasarkan hasil asesmen sementara, kerugian materiil masih dalam penghitungan, namun bangunan dipastikan mengalami rusak berat dan tidak bisa dihuni kembali. Kebutuhan yang paling mendesak saat ini adalah bantuan bahan material bangunan agar rumah korban dapat segera diperbaiki.
“Rekomendasi kami adalah segera dibuatkan berita acara kejadian untuk diajukan kepada BPBD, Dinas Sosial, PMI, hingga Baznas guna mendapatkan bantuan stimulan pembangunan kembali,” tambahnya.
Mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih tinggi di wilayah Sukabumi, P2BK mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang tinggal di hunian berbahan kayu atau bangunan yang sudah tua.
“Kami ingatkan warga agar selalu waspada terhadap potensi hujan deras disertai angin kencang. Jika melihat tanda-tanda kerusakan pada struktur rumah, sebaiknya segera menepi ke tempat yang lebih aman,” tutup Opik.
Editor : Denis Febrian