Sukabumi Update

Modus Pecah Kaca di Cibadak: Pelaku Beraksi Saat Korban Makan Bubur, Tas dan Ponsel Raib

Kondisi mobil korban pecah kaca di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (24/4/2026) malam. (Sumber Foto: SU/Ibnu)

SUKABUMIUPDATE.com - Aksi kriminalitas dengan modus pecah kaca mobil kembali menghantui wilayah Kabupaten Sukabumi. Kali ini, sebuah mobil milik warga dibobol saat terparkir di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kampung Kebon Randu, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Jumat (24/4/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi tepat di pelataran parkir sebuah masjid dekat Pabrik PT YoungHyun Star, saat pemilik kendaraan sedang menyantap hidangan di warung Bubur Cibadak yang berada tak jauh dari lokasi.

Pemilik warung bubur, Soegi Fatih (40), mengungkapkan bahwa korban beserta keluarganya tiba di lokasi sekitar pukul 19.30 WIB. Aksi pencurian tersebut berlangsung sangat cepat di tengah aktivitas warga yang masih cukup ramai.

“Kejadiannya sangat cepat, diperkirakan antara pukul 19.45 hingga 19.50 WIB, sebelum jam delapan malam,” ujar Soegi kepada sukabumiupdate.com.

Baca Juga: Cetak Kelas Menengah Baru, KDM Dorong Siswa Kurang Mampu Masuk Sekolah Industri Unggulan

Menurut Soegi, sebelum menyadari kaca mobilnya hancur, korban sempat mendengar suara benturan keras. Namun, saat itu korban tidak menaruh curiga bahwa sumber suara berasal dari kendaraannya sendiri.

“Pas beres makan mau pulang, baru sadar kaca mobil sebelah kiri pecah. Langsung teriak bilang di sini tidak aman,” tambahnya.

Pelaku Tersamarkan Keramaian

Meski tidak ada saksi mata yang melihat langsung saat pelaku memecahkan kaca, sempat terlihat sebuah sepeda motor berhenti di dekat lokasi parkir kendaraan korban.

“Warga sempat lihat ada motor berhenti dekat masjid. Awalnya dikira mau salat Isya atau sedang menunggu jemputan karyawan pabrik, jadi tidak ada yang curiga,” kata Soegi.

Pelaku diduga kuat memanfaatkan situasi di sekitar lokasi yang memang sering menjadi titik kumpul karyawan pabrik yang menunggu jemputan. Hal ini membuat keberadaan orang asing di lokasi tersebut tidak terlihat mencolok.

Baca Juga: Meski Sudah Digratiskan, Lapak Pasar Lembursitu Belum Diminati Pedagang

Akibat kejadian ini, sejumlah barang berharga milik korban raib digondol pelaku. Di antaranya tas milik korban, telepon genggam anak korban, serta kunci rumah.

Berdasarkan keterangan Soegi, rekaman CCTV di sekitar lokasi telah diperiksa. Namun sayang, kamera hanya menangkap keberadaan sepeda motor yang mencurigakan tanpa memperlihatkan secara jelas wajah maupun detail aksi pelaku saat mengeksekusi kendaraan.

“Tidak ada yang sempat mengejar, karena memang tidak ada yang curiga sebelumnya,” ujar Soegi.

Atas insiden ini, warga berharap pihak kepolisian dan petugas keamanan setempat dapat meningkatkan patroli, terutama di titik-titik rawan parkir pinggir jalan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“Harapannya keamanan bisa lebih ditingkatkan,” tandas Soegi.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT