Sukabumi Update

Saluran Drainase di KNMP Palangpang Mampet: Pedagang Ikan Ngeluh, Picu Bau Anyir

Pedagang ikan di Kampung Nelayan Merah Putih, Pantai Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, keluhkan pembuangan limbah kecil dan sering tersumbat timbulkan bau anyir. (Sumber : Istimewa video warga)

SUKABUMIUPDATE.com - Para pedagang ikan dan nelayan yang menempati Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di kawasan Pantai Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, mengeluhkan kondisi saluran drainase atau pembuangan air limbah ikan yang dinilai tidak berfungsi maksimal.

Salah seorang pedagang ikan, Dede Teko, mengatakan saluran pembuangan air limbah di lapak tempat mereka berjualan terlalu kecil, dengan lebar sekitar 10 sentimeter dan panjang kiri kanan mencapai 30 meter. Kondisi tersebut membuat saluran kerap tersumbat dan air limbah tidak mengalir dengan lancar.

Akibatnya, air limbah ikan justru meluap ke permukaan hingga menimbulkan bau anyir yang menyengat dan mengganggu aktivitas jual beli di kawasan tersebut.

“Saluran airnya kecil dan sering mampet. Harus sering dibersihkan karena air limbah ikan meluap ke atas. Seharusnya air itu langsung mengalir ke sungai, tapi ini malah keluar lagi ke permukaan dan baunya sangat menyengat,” ujar Dede Teko kepada Sukabumiupdate.com, Sabtu (25/4/2026).

Baca Juga: Akui Sejumlah Perizinan Belum Lengkap, Humas PT Agri Panen Lestari Sukabumi: Diproses

Menurutnya, persoalan tersebut mulai dirasakan sejak KNMP Palangpang mulai dioperasikan sekitar dua minggu lalu. Kondisi itu cukup mengganggu aktivitas pedagang maupun kenyamanan pengunjung yang datang ke lokasi.

“Baru sekitar dua mingguan sejak dipakai, masalah ini sudah terasa. Kalau tidak segera dibersihkan, air meluber dan bau anyirnya sangat mengganggu,” katanya.

Dede dan pedagang lainnya berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap sistem drainase limbah di kawasan tersebut agar aktivitas jual beli ikan bisa berjalan lebih nyaman, bersih, dan higienis.

“Kami berharap segera ada perbaikan. Jangan sampai bangunannya bagus, tapi saluran limbahnya justru bermasalah dan mengganggu pedagang serta pembeli,” tambahnya.

Baca Juga: Solar Langka di Sejumlah SPBU Sukabumi: Sopir Pajampangan Ngeluh, Terpaksa Beli Dexlite

Diketahui, pembangunan KNMP Palangpang merupakan bagian dari proyek strategis nasional dengan anggaran sebesar Rp14,34 miliar yang bersumber dari APBN. Secara fisik, pembangunan kawasan tersebut telah rampung sejak Februari 2026 dan baru mulai dioperasikan dalam beberapa pekan terakhir.

Namun, keluhan terkait saluran limbah ini menjadi perhatian para pedagang karena dinilai berdampak langsung terhadap aktivitas usaha mereka sehari-hari, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan pasar ikan dan kenyamanan para pembeli.

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT