Sukabumi Update

Dinas PU Sukabumi Siapkan 2 Paket Rekonstruksi untuk Ruas Jalan Lokasi Warga Sakit Ditandu

Warga Kampung Cidahu, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, menandu seorang pasien sejauh sekitar 1 kilometer melewati jalan rusak. (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Menyikapi kondisi memprihatinkan warga Kampung Cidahu yang harus ditandu sejauh satu kilometer akibat jalan rusak, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi melalui UPTD PU Wilayah Jampangtengah memastikan pembangunan ruas jalan Leuwi Liang–Bojongtipar akan segera direalisasikan pada tahun anggaran 2026.

Langkah ini menjadi jawaban resmi pemerintah daerah atas potret nyata hambatan layanan kesehatan di Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah, yang belakangan menjadi sorotan publik.

Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) UPTD PU Jampangtengah, Robi Ferdian, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengalokasikan dua paket pekerjaan untuk rekonstruksi dan rehabilitasi di wilayah tersebut.

“Berdasarkan kesepakatan antara Pemerintah Desa dan Pemerintah Kecamatan, pembangunan akan dimulai dari titik nol. Kami akan melakukan penanganan secara bertahap agar hasilnya maksimal,” ujar Robi saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Sabtu (25/4/2026).

Baca Juga: Nestapa Warga Sakit Ditandu 1 Km Menuju Ambulans, Potret Nyata Jalan Rusak di Sukabumi

Mengingat kerusakan jalan yang cukup panjang—mencapai 10 kilometer—UPTD PU menyadari bahwa kemampuan anggaran daerah perlu didorong oleh bantuan keuangan dari tingkat yang lebih tinggi. Robi menegaskan, Dinas PU tengah mengupayakan agar sisa penanganan ruas jalan ini bisa dibiayai oleh anggaran di luar APBD Kabupaten.

“Agar bisa berkelanjutan dan tuntas secara menyeluruh, ruas Leuwi Liang–Bojongtipar ini akan kami usulkan untuk mendapatkan anggaran dari Provinsi maupun Pusat, baik melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) atau Bantuan Provinsi (Banprov),” tambahnya.

Rencana pembangunan ini menjadi kabar krusial di tengah sulitnya akses kesehatan bagi warga Kampung Cidahu, Desa Tanjungsari, Kecamatan Jampangtengah. Terbaru, seorang warga yang sedang sakit parah terpaksa ditandu secara manual sejauh satu kilometer oleh keluarga dan tetangga karena mobil ambulans tidak mampu menembus medan jalan yang rusak.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT