SUKABUMIUPDATE.com – Event “Kids Star Casting 2026 & Bazar UMKM” yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 26 April 2026 di Lapangan Budaya Sukuraga, Kota Sukabumi, batal digelar. Alasan pembatalan ini terungkap melalui video dari penyelenggara disertai pengakuan mengejutkan terkait penggunaan dana peserta.
Seperti dalam rekaman video yang diunggah oleh akun facebook Edi Supriadi, pada Senin (27/4/2026), seorang pria yang mengaku Winandi Hartanto selaku Ketua Pelaksana kegiatan, dalam pernyataannya menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf kepada seluruh pihak yang terlibat. Ia mengakui telah melakukan penipuan dengan menggunakan uang pendaftaran peserta untuk kepentingan pribadi.
“Saya mengklarifikasi dan memohon maaf kepada para peserta, panitia, Sukuraga sebagai penyedia tempat, Elmitra dan Sukabumi City sebagai media partner. Uang seluruh peserta yang masuk ke rekening saya gunakan untuk kepentingan pribadi, dan saya bertanggung jawab atas penipuan yang saya lakukan,” ujarnya.
Diketahui, kegiatan tersebut sebelumnya dirancang sebagai event besar yang menggabungkan lomba anak dan bazar UMKM. Lomba anak ditujukan bagi peserta usia 7 hingga 15 tahun dengan kategori menyanyi, casting, dan modeling, serta total hadiah mencapai Rp9 juta.
Baca Juga: Kemdiktisaintek soal Wacana Penutupan Prodi Tak Relevan: Itu Opsi Terakhir
Selain itu, panitia juga membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk berpartisipasi dalam bazar dengan berbagai kategori, seperti kuliner, mainan anak, fashion, dan produk homemade, dengan biaya sewa booth sebesar Rp200 ribu per unit.
Edi Supriadi, dalam keterangan unggahannya menyampaikan bahwa pelaku telah diamankan di Polsek Warudoyong, Polres Sukabumi Kota.
"Inilah penipu yg terjadi di Kota Sukabumi hari Sabtu 25 April 2026 telah diamankan tadi malam di Polsek Warudoyong jalan cemerlang Kota Sukabumi, dengan modus menyelenggarakan acara kids star pemilihan Bintang muda berbakat lomba casting, modeling,dan nyanyi.yang mana acaranya akan dilangsungkan hari Minggu 26 april 2026, akhirnya batal diadakan, uang pendaftaran dimakan panitia, peserta lomba kurleb mencapai 150 peserta, banyak pihak yang dirugikan, dan mencemarkan nama baik," tulisnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Sukabumiupdate.com masih berupaya konfirmasi kepada pihak kepolisian terkait kelanjutan penanganan kasus tersebut.
Editor : Syamsul Hidayat