SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah toko di Jalan Raya Siliwangi, Kampung Sundawenang RT 30/12, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, nyaris menjadi sasaran aksi pencurian, pada Senin, 27 April 2026 dini hari. Pelaku yang masuk dengan cara menjebol atap, gagal beraksi setelah dipergoki pemilik melalui pantauan CCTV.
Karyawan toko, Winda (18 tahun), menuturkan, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 04.30 WIB, sebelum adzan subuh. Saat itu, pemilik toko rokok elektrik tengah memantau rekaman CCTV dan melihat seseorang keluar-masuk dari area WC.
“Pas dilihat di CCTV ada orang, langsung kesini buat ngecek. Belum sempat ambil apa-apa karena sudah digerebek duluan. Tapi pas mau ditangkap, pelakunya keburu kabur lewat belakang,” ujar Winda kepada sukabumiupdate.com, Selasa (28/4/2026).
Baca Juga: Sering Hisap Bensin di Parkiran Swalayan, Anak 11 Tahun di Sukabumi Segera Direhabilitasi
Ia mengatakan, bagian atap toko sempat dalam kondisi jebol akibat aksi pelaku. Namun saat ini sudah diperbaiki. Foto kondisi atap yang rusak juga sempat didokumentasikan dan dibagikan di media sosial.
Sebelum kejadian tersebut, warga sekitar sempat melihat aktivitas mencurigakan. Menurut Winda, dua hari sebelumnya ada sekelompok anak muda yang nongkrong hingga dini hari di sekitar lokasi. Bahkan, pada malam yang sama sekitar pukul 01.30 WIB, toko tersebut juga sempat dibobol dari bagian depan, namun pelaku tidak berhasil membawa barang.
“Jadi sebenarnya sudah tiga kali kejadian. Yang pertama sekitar sebulan lalu ada barang yang diambil. Tapi yang kedua dan ketiga ini alhamdulillah tidak ada yang hilang,” katanya.
Baca Juga: Ada Sengketa Lahan di Indogrosir Baros Kota Sukabumi, Segera Diputus PN 5 Mei Nanti
Dari pantauan CCTV, pelaku terlihat sempat mencari-cari barang di etalase dan mencoba memasukkannya ke dalam wadah. Namun aksinya terhenti karena keburu diketahui. Wajah pelaku tidak terlihat jelas, namun diperkirakan masih berusia muda.
“Kayaknya masih anak muda. Untuk jumlah pelaku, yang pertama diduga dua orang, yang terakhir satu orang, tapi kemungkinan ada yang menunggu di bawah,” tuturnya.
Meski kejadian tersebut sudah terpantau CCTV, pihak toko mengaku belum melaporkannya ke kepolisian karena masih terkendala waktu.
Baca Juga: Jalan Rusak hingga Irigasi Tersumbat, Warga Tangkil Gruduk PT Bogorindo Tuntut Perbaikan
“Rencananya mau dilaporkan, tapi belum sempat,” ucap Winda.
Ia memastikan tidak ada barang yang hilang dalam kejadian terakhir tersebut. Saat ini, sistem keamanan toko masih mengandalkan CCTV.
Pihak toko berharap kejadian serupa tidak terulang kembali dan operasional usaha tetap berjalan lancar. “Semoga ke depan toko makin ramai dan tidak ada kejadian kemalingan lagi,” pungkasnya.
Editor : Fitriansyah