Sukabumi Update

Momen Haru, Polantas Sukabumi Kota Viral Saat Bertugas di Jalan Sambil Temani Anak

Aiptu Jajat Sudrajat, Anggota Polantas Polres Sukabumi Kota saat bertugas sambil temani anak | Foto : Capture video warga

SUKABUMIUPDATE.com - Kejadian unik sekaligus mengharukan terjadi di tengah hiruk pikuk jalanan Sukabumi. Seorang anggota Satuan Lalu Lintas Polres Sukabumi Kota, terekam kamera tengah bertugas mengatur lalu lintas sambil ditemani anaknya di pinggir jalan. 

Video tersebut menuai perhatian publik dan viral di media sosial, warganet pun memberikan respons positif. Banyak yang menilai, momen itu memperlihatkan sisi lain seorang polisi yang tetap menjalankan tugas negara, namun di saat yang sama juga memikul tanggung jawab sebagai kepala keluarga.

Di balik video viral itu adalah Aiptu Jajat Sudrajat, saat itu ia tengah dalam rutinitas pagi hari di pertigaan Rambay, Kecamatan Cisaat. Ia menjelaskan bahwa setiap pagi harus mengantar tiga anaknya ke sekolah dengan jadwal masuk yang berbeda. Anak pertamanya bersekolah di SMP, anak kedua di SD yang masuk pukul 06.00 WIB, sementara anak ketiganya masih TK dengan jam masuk pukul 08.00 WIB.

“Sehubungan anak yang TK masuknya jam 8 jadi kami bawa dulu kerja pelayanan gatur pagi menyebrangkan anak sekolah sebelum mengantarkan anak yang masuk TK,” ungkap AIPTU Jajat kepada sukabumiupdate.com, Kamis (30/4/2026).

Kondisi tersebut terjadi karena sang istri yang biasanya mengantar anak bungsu sedang sakit. “Kebetulan pada saat itu ibunya berhalangan karena sakit,” katanya.

Baca Juga: Heri Gunawan Dorong ATR/BPN Perluas Jangkauan Program PTSL di Sukabumi

Alih-alih menjadi hambatan, kehadiran sang anak justru menambah semangat Jajat saat bertugas di lapangan. Ia mengaku merasakan kebanggaan tersendiri karena anaknya dapat melihat langsung pekerjaannya sebagai anggota kepolisian.

“Ada rasa bangga kerja dilihat anak langsung,” tuturnya, seraya menyebut bahwa hal itu membuatnya semakin termotivasi dalam menjalankan tugas.

Respons publik terhadap video tersebut pun dinilainya positif. Jajat bersyukur karena banyak warganet melihat momen itu sebagai potret seorang polisi yang mampu menyeimbangkan tugas profesi dan peran sebagai ayah.

“Alhamdulillah semua warganet menilai baik, seorang polisi masih bisa membagi tugas pokoknya sebagai polisi dengan tugasnya sebagai ayah,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa membawa anak saat bertugas diperbolehkan selama tidak mengganggu tugas utama. Selain itu, pendekatan humanis juga menjadi bagian dari arahan pimpinan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Diperbolehkan asal tidak mengganggu tugas pokoknya. Karena kami sudah diinstruksi pimpinan bahwa polisi harus humanis terhadap masyarakat, baik dalam tugas maupun kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Sebagai anggota Polantas, Jajat mengaku tetap berusaha membagi waktu antara pekerjaan dan keluarga. Ia memanfaatkan waktu luang dan masa lepas dinas untuk lebih dekat dengan keluarga.

Baca Juga: Dari TKI untuk Bangsa, Tahun 2025 Sumbang Devisa Rp433 Triliun: Terbesar Setelah Migas

“Kami membagi waktu dengan keluarga di saat ada waktu luang dan di saat lepas dinas. Ketika lepas dinas kami selalu memprioritaskan keluarga,” katanya.

Lebih jauh, ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi pelajaran bagi anaknya tentang makna profesi polisi yang tidak hanya dimiliki keluarga, tetapi juga masyarakat luas.

“Bagi kami ingin menunjukkan kerja ayahnya yang seorang polisi terhadap anak, dan bagi anak ini menjadi pengalaman bahwa memiliki seorang ayah polisi ternyata bukan miliknya sendiri tetapi menjadi milik masyarakat banyak juga,” ucapnya.

Di akhir, Jajat menegaskan bahwa keharmonisan keluarga menjadi fondasi penting dalam menjalankan tugas sebagai aparat di lapangan.

“Kami selalu berusaha menciptakan keluarga yang harmonis, karena itu sebagai modal untuk melaksanakan tugas dengan benar sebagai Polantas,” pungkasnya.

Editor : Syamsul Hidayat

Tags :
BERITA TERKAIT