Sukabumi Update

Seorang Pria Dikabarkan Tewas Usai Dikeroyok Banyak Orang di Sukaraja Sukabumi

Ilustrasi mayat pria yang tewas diduga dikeroyok di Sukaraja, Sukabumi (Sumber: Freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Seorang pria berinisial NR (30), warga Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, diduga menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang pada Sabtu (2/5/2026) petang. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan pos bayangan atau pemberhentian sementara Bus MGI tepatnya di Cibeureum, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.

Salah seorang saksi mata, Andri (30), mengaku mengetahui kejadian tersebut saat hendak membuka tempat usahanya sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, situasi di lokasi sudah dalam kondisi ramai dengan adanya keributan.

Ia menyebut, awalnya terlihat dua orang yang terlibat duel, namun tak lama kemudian sejumlah orang lainnya ikut terlibat dan menyerang korban secara bersama-sama.

Baca Juga: Disperkim Sukabumi Dorong Sinergi Infrastruktur dan Pendidikan di Momentum Hardiknas 2026

“Saya tiba tiba taunya sudah rame, setengah enam-an. Pas saya mau buka itu. Nah, tahu-tahu yang satu itu kan lagi duel, nah yang dari belakang itu yang lain pada ikutan nyerang. Ada yang nipuk pakai batu, nah yang satunya satu orang dari belakang bus ada yang pakai balok, langsung ‘pak’ dari belakang,” ujar Andri kepada awak media di lokasi.

Menurutnya, kondisi jalan saat kejadian cukup ramai, namun tidak ada warga yang berani memberikan pertolongan saat korban dikeroyok. Ia mengatakan, korban sempat tergeletak di lokasi sebelum akhirnya diseret oleh para pelaku.
“Ramai, cuma pas tergeletak tuh di sini ada yang nipuk pakai batu entah kecil atau gede lah ada yang nipuk, tahu-tahu udah diseret ke sini. Dah itu doang,” ucapnya.

Andri juga membenarkan bahwa korban sempat diseret dari titik awal kejadian ke lokasi lain yang tidak jauh. Ia melihat bekas posisi korban saat dilakukan olah tempat kejadian perkara oleh pihak kepolisian. “Iya, di sini nih, sampai sono. Pas tadi polisi foto tuh, nah di situ keseretnya,” katanya.

Ia mengaku tidak melihat secara jelas kondisi korban saat dianiaya karena tengah bersiap membuka usahanya. Namun, saat ia kembali melihat ke arah lokasi, korban sudah dalam kondisi tergeletak. “Nggak, nggak sempat. Tahu-tahu udah... saya pas lihat tuh pas mau buat tenda, ya udah geletak aja gitu,” ujarnya.

Baca Juga: 23 SD di Sukabumi Mulai Direhab, Disdik Ajukan Perbaikan 258 Sekolah

Dari pengamatannya, jumlah pelaku diperkirakan lebih dari lima orang, sementara korban hanya seorang diri. Para pelaku disebut berada di sekitar lokasi sebelum kejadian, bukan datang menggunakan kendaraan. “Intinya lebih dari limalah. Korban sendiri,” ungkapnya.

Korban diketahui menggunakan kendaraan roda tiga jenis Tossa berwarna hijau yang berada di sekitar lokasi kejadian. Sementara itu, polisi datang ke lokasi setelah waktu Magrib untuk melakukan penanganan dan olah TKP.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait motif maupun identitas para pelaku pengeroyokan tersebut. Redaksi sukabumiupdate.com juga tengah mencari tahu kaitan dengan kondisi korban.

Editor : Asep Awaludin

Tags :
BERITA TERKAIT