Sukabumi Update

UPTD PU Sagaranten Pastikan Jalan Rusak Cikarang-Cipamingkis Masuk Penanganan Tahun Ini

Ruas jalan Cikarang-Cipamingkis di Cidolog yang rusak dan sudah masuk rencana penanganan. (Sumber: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – UPTD PU Wilayah Sagaranten memastikan ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Cikarang dan Desa Cipamingkis, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, telah masuk dalam usulan penanganan tahun ini.

Ruas jalan sepanjang sekitar 15 kilometer tersebut diketahui mengalami kerusakan di sejumlah titik. Dari total panjang jalan, sekitar 5 kilometer mengalami rusak berat dan 5 kilometer lainnya rusak sedang.

Kepala Bagian Tata Usaha UPTD PU Wilayah Sagaranten, Ami Amelia, mengatakan seluruh usulan penanganan jalan rusak di wilayah kerjanya, termasuk ruas Cikarang-Cipamingkis, sudah diajukan untuk ditangani.

“Untuk ruas jalan itu tahun ini ada penanganan. Usulan jalan rusak di wilayah kerja UPTD Sagaranten semuanya sudah masuk dan tinggal menunggu SPK,” ujarnya.

Baca Juga: Warga Keluhkan Jalan Cikarang-Cipamingkis Rusak, Aktivitas Sekolah dan Pertanian Terhambat

Jalan tersebut menjadi akses penting bagi masyarakat, terutama untuk aktivitas pendidikan, pertanian, hingga kegiatan sosial warga di Kecamatan Cidolog.

Seorang warga sekaligus petani asal Cidolog, Darus, mengatakan kondisi jalan saat ini cukup memprihatinkan karena sebagian besar lapisan aspal telah hilang dan hanya menyisakan bebatuan serta lumpur.

“Kalau hujan jalan jadi licin dan berlumpur, kendaraan banyak yang slip. Aspalnya sudah tidak ada, tinggal batu dan tanah,” ujar Darus kepada Sukabumiupdate.com, Sabtu (9/5/2026).

Menurutnya, kerusakan jalan sangat berdampak terhadap aktivitas warga, khususnya petani saat musim panen padi maupun palawija. Proses pengangkutan hasil pertanian menjadi terhambat akibat sulitnya kendaraan melintas.

Baca Juga: Pantau Jejak Macan Tutul Jampang, BKSDA Pasang 80 Kamera Trap di Leuweung Cikepuh-Cibanteng

“Kalau panen sangat susah angkut hasil tani. Mobil maupun motor sering kesulitan lewat karena jalannya rusak berat,” katanya.

Darus berharap penanganan jalan yang diusulkan pemerintah dapat dilakukan secara maksimal dan menyeluruh agar akses masyarakat kembali lancar.

“Jangan sampai yang rusak berkilo-kilometer, tapi yang diperbaiki cuma beberapa ratus meter. Warga ingin perbaikan benar-benar tuntas,” ucapnya.(adv)

Editor : Asep Awaludin

Tags :
BERITA TERKAIT