SUKABUMIUPDATE.com – Sebuah perahu nelayan asal Ujunggenteng bernama Si Kakap terbalik setelah dihantam ombak tinggi saat hendak melaut di perairan Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 05.00 WIB pagi.
Insiden terjadi saat suasana laut selatan masih gelap menjelang pagi. Perahu yang dikemudikan nelayan bernama Parmin, yang akrab disapa Poltak, mendadak diterjang gelombang besar hingga terbalik di tengah laut.
Beruntung, Poltak berhasil menyelamatkan diri meski sempat terombang-ambing di tengah deburan ombak.
Ketua Rukun Nelayan Ujunggenteng, Asep Jeka, mengatakan peristiwa bermula saat perahu baru meninggalkan dermaga untuk menuju lokasi penangkapan ikan. Namun nahas, saat melintas di kawasan Seroan-Cigaur, ombak besar datang menghantam perahu.
“Perahu mau berangkat operasi ke tengah laut. Saat melintas atau mancal di spot Seroan-Cigaur, tiba-tiba dihantam ombak besar hingga perahu terbalik,” ujar Asep Jeka kepada Sukabumiupdate.com.
Baca Juga: Pantau Jejak Macan Tutul Jampang, BKSDA Pasang 80 Kamera Trap di Leuweung Cikepuh-Cibanteng
Dalam kondisi panik dan laut yang bergelombang, Poltak berusaha bertahan hidup dengan berenang menggunakan tutup piber sebagai alat bantu apung menuju perahu nelayan lain yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Alhamdulillah nelayannya selamat. Poltak berenang sambil memakai tutup piber sampai akhirnya berhasil ditolong nelayan lain,” katanya.
Setelah proses evakuasi berlangsung, perahu Si Kakap yang terbalik akhirnya berhasil dibawa kembali ke pantai oleh nelayan setempat. Sementara kondisi Poltak dipastikan selamat dan tidak mengalami luka serius.
Asep mengimbau para nelayan agar lebih waspada saat melaut, mengingat kondisi gelombang laut selatan Sukabumi dalam beberapa hari terakhir terpantau cukup tinggi dan berbahaya bagi aktivitas pelayaran nelayan kecil.
“Nelayan harus lebih hati-hati dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat melaut,” pungkasnya.
Editor : Asep Awaludin