Sukabumi Update

Diduga Gas 3Kg Bocor, Rumah Makan Padang di Warudoyong Sukabumi Kebakaran

TKP kebakaran rumah makan padang di Jalan Pabuaran RT 05 RW 05, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. (Sumber : Istimewa.).

SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah rumah makan Padang yang berada di Jalan Pabuaran RT 05 RW 05, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi mengalami kebakaran pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 10.45 WIB. Api muncul diduga dipicu kebocoran tabung gas 3 kilogram saat digunakan untuk memasak.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 10.56 WIB dan langsung menerjunkan petugas ke lokasi untuk melakukan penanganan.

“Diduga penyebab kebakaran berasal dari kebocoran tabung gas 3 kilogram yang sedang digunakan memasak di rumah makan tersebut,” ujar Yoseph kepada Sukabumiupdate.com, Minggu (10/5/2026).

Baca Juga: Progres Perbaikan Jalan Gudang Kota Sukabumi, Pengendara Apresiasi Respons Wali Kota

Ia menjelaskan, bangunan yang terbakar merupakan ruko dua lantai dengan luas masing-masing lantai sekitar 4x8 meter persegi. Api melalap sebagian besar bangunan rumah makan sehingga menyebabkan kerusakan cukup signifikan.

“Objek yang terbakar satu bangunan ruko dua lantai yang digunakan sebagai rumah makan Padang,” katanya.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi. Pemilik ruko diketahui bernama Roni Yudiawan, sementara pelaku usaha rumah makan bernama Eva.

Baca Juga: Terduga Pelaku Diamankan di Parungkuda, Polisi Selidiki Kasus Dugaan Pencabulan Anak

Yoseph menambahkan, sejumlah unsur diterjunkan dalam penanganan kebakaran tersebut, di antaranya BPBD Kota Sukabumi, Damkar Kota Sukabumi, Dinas Kesehatan, Babinsa, aparat RT/RW setempat hingga warga sekitar.

“Petugas melakukan pengecekan lokasi, membantu pemadaman api, mengevakuasi barang-barang milik penghuni ruko serta berkoordinasi dengan pihak terkait,” ungkapnya.

Hingga pukul 13.30 WIB, situasi di lokasi dilaporkan telah kondusif dan penanganan dinyatakan selesai. Sementara untuk taksiran kerugian masih dalam proses perhitungan.

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT