Sukabumi Update

Viral Pasien Diduga Tak Dilayani, Bupati Sukabumi Sidak RSUD Palabuhanratu

Bupati Sukabumi saat sidak RS Palabuhanratu usai viral pasien tak dilayani. (Sumber: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Viral di media sosial terkait dugaan pasien yang tidak mendapatkan penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Palabuhanratu hingga persoalan tarif parkir mendapat perhatian serius dari Bupati Sukabumi, Asep Japar. Menyikapi hal tersebut, Asep langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah sakit tersebut pada Senin (11/5/2026).

Dalam sidaknya, Asep Japar mengaku ingin memastikan secara langsung kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Palabuhanratu, sekaligus mengklarifikasi kabar yang ramai diperbincangkan masyarakat di media sosial.

“Alhamdulillah tadi saya sidak ke RSUD Palabuhanratu karena ingin melihat langsung pelayanan rumah sakit. Kemarin sempat viral ada pasien yang katanya dipulangkan dan tidak dilayani,” ujar Asep Japar kepada awak media saat ditemui di Mako Satpol PP Kabupaten Sukabumi.

Baca Juga: Pelaku Belum Ditangkap, Trauma Santriwati Korban Pelecehan Dai Kondang Menanti Keadilan

Berdasarkan hasil penelusuran dan wawancara dengan pihak rumah sakit, menurut Asep, pasien yang dimaksud dinilai tidak membutuhkan perawatan intensif dan masih dapat menjalani pengobatan rawat jalan.

“Ternyata hasil penjelasan dari pihak rumah sakit, pasien itu cukup berobat jalan dan bisa ditangani, sehingga diperbolehkan pulang,” katanya.

Meski demikian, Asep menegaskan kepada seluruh tenaga medis dan manajemen rumah sakit agar memberikan pelayanan maksimal kepada setiap masyarakat yang datang berobat. Ia juga meminta agar komunikasi kepada pasien dan keluarga dilakukan secara jelas untuk menghindari kesalahpahaman.

“Saya berpesan, siapapun yang datang ke rumah sakit harus dilayani dengan baik. Kalau memang cukup rawat jalan, harus diberikan penjelasan yang jelas supaya tidak terjadi salah tafsir,” tegasnya.

Baca Juga: Masih Buron, Kuasa Hukum Santriwati Korban Pelecehan Dai Kondang di Sukabumi Ingatkan Polisi

Tak hanya menyoroti pelayanan medis, dalam sidak tersebut Asep Japar juga menanggapi keluhan masyarakat terkait tarif parkir di area RSUD Palabuhanratu. Ia mengaku menerima banyak aduan dari keluarga pasien yang merasa terbebani biaya parkir saat menjaga maupun menjenguk anggota keluarganya yang dirawat.

“Saya juga sidak ke area parkiran depan rumah sakit. Banyak laporan masuk bahwa biaya parkir untuk keluarga pasien dinilai mahal,” ungkapnya.

Asep mengaku langsung memanggil pihak pengelola parkir dan meminta agar tarif parkir diturunkan sehingga tidak memberatkan masyarakat, khususnya keluarga pasien.

“Saya sudah tekankan kepada pengelola parkir supaya tarifnya diturunkan. Jangan sampai memberatkan masyarakat,” katanya.

Bahkan, Asep meminta agar keluarga pasien yang benar-benar tidak mampu dapat diberikan keringanan hingga pembebasan biaya parkir. “Kalau ada keluarga pasien yang tidak mampu, tolong digratiskan,” tandasnya.

Editor : Asep Awaludin

Tags :
BERITA TERKAIT