Sukabumi Update

Tinjau Lokasi Banjir di Caringin–Cidahu, Wabup Sukabumi Soroti Drainase dan Sampah

Wakil Bupati Sukabumi, Andreas (Kiri), tinjau langsung lokasi banjir di ruas Jalan Caringin-Cidahu, tepatnya di wilayah Desa Pondokkaso Tonggoh, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Senin (11/5/2026). (Sumber : SU/Ibnu Sanubari)

SUKABUMIUPDATE.com - Wakil Bupati Sukabumi, Andreas, meninjau langsung lokasi banjir di ruas Jalan Caringin-Cidahu, tepatnya di wilayah Desa Pondokkaso Tonggoh, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Senin (11/5/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Andreas didampingi Kepala Desa Pondokkaso Tonggoh. Ia menyebut banjir yang terjadi beberapa hari lalu dipicu sejumlah persoalan di lokasi, salah satunya tumpukan sampah.

Menurut Andreas, Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan penanganan sampah di kawasan tersebut.

Baca Juga: Kabupaten Sukabumi Waspada! Potensi Curah Hujan Tinggi Jabar Dasarian II Mei 2026

“Pada pagi hari ini, saya dengan Pak Kades Pondokkaso Tonggoh meninjau langsung beberapa hari yang lalu terjadinya banjir di jalan ruas jalan Caringin-Cidahu. Memang di sini ada beberapa permasalahan, salah satunya adalah sampah,” ujarnya.

Ia mengatakan, Dinas Lingkungan Hidup direncanakan akan turun ke lokasi untuk melakukan penanganan sampah yang menumpuk.

Selain persoalan sampah, Andreas juga menyoroti kondisi saluran air dan gorong-gorong yang dinilai mengalami penyumbatan. Ia menyebut akan mengoordinasikan Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Lingkungan Hidup untuk melakukan penanganan.

Baca Juga: Buaya yang Terkam Anjing Kembali Muncul di Muara Cikaso Sukabumi, Warga Kian Waspada

“Insyaallah besok saya kumpulkan antara Dinas PU dan Dinas LH. Kemudian yang kedua, saya melihat di sini ada saluran ataupun solokan, gorong-gorong yang mampet, nanti kemungkinan ke depan akan kita tertibkan semuanya,” katanya.

Ia berharap langkah penanganan tersebut dapat mencegah banjir kembali terjadi di wilayah itu.

Andreas juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan. Selain itu, ia menyoroti bangunan di pinggir jalan yang dinilai dapat menyebabkan saluran air tersumbat.

Baca Juga: BGN Bongkar Kejanggalan di SPPG Margaluyu Sagaranten Sukabumi: Tak Serius Jadi Mitra

“Pada intinya kita semua harus menjaga bersama-sama ketertiban, baik itu terkait dengan pembuangan sampah, termasuk bangunan-bangunan yang ada di pinggir bahu jalan. Jadi enggak boleh seenaknya bikin cor-coran sehingga terjadi sumbatan-sumbatan,” pungkasnya. (adv)

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT