Sukabumi Update

Bupati Tegas Tarif Parkir RSUD Palabuhanratu Harus Diturunkan, Tak Ada Parkir Liar di Jalan

Bupati Sukabumi Asep Japar saat sidak parkir liar di depan RSUD Palabuhanratu | Foto : Capture video / Ilyas Supendi

SUKABUMIUPDATE.com – Bupati Sukabumi, Asep Japar, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan RSUD Palabuhanratu, Senin (11/5/2026). Sidak tersebut dilakukan menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait aktivitas parkir liar di kawasan tersebut.

Aktivitas parkir di badan jalan itu dinilai mengganggu arus lalu lintas dan diduga menjadi salah satu penyebab rusaknya beton jalan yang saat ini tengah diperbaiki. Namun disisi lain, munculnya parkir liar di badan jalan diduga disebut dipicu tarif parkir di tempat yang semestinya terlalu memberatkan.

Dalam sidaknya, Asep Japar mengaku menerima banyak laporan dari masyarakat mengenai mahalnya tarif parkir di area RSUD Palabuhanratu. Ia pun langsung meninjau lokasi parkiran dan memanggil pihak pengelola untuk meminta adanya penyesuaian tarif.

Menurut Asep, tarif parkir di lingkungan rumah sakit seharusnya tidak memberatkan masyarakat, terutama keluarga pasien yang harus bolak-balik menjaga anggota keluarganya selama menjalani perawatan.

Karena itu, ia meminta pengelola parkir segera menurunkan biaya parkir agar lebih terjangkau bagi masyarakat.

Baca Juga: Tinjau Lokasi Banjir di Caringin–Cidahu, Wabup Sukabumi Soroti Drainase dan Sampah

Tak hanya itu, Asep juga meminta keluarga pasien yang benar-benar tidak mampu dapat diberikan keringanan hingga pembebasan biaya parkir secara gratis.

“Kami minta tarif parkir diturunkan dan untuk keluarga pasien yang tidak mampu agar digratiskan,” ujar Asep Japar.

Selain itu, dalam sidak, Bupati dengan tegas meminta pengelola memastikan tidak ada parkir liar di jalan. Ia juga memastikan tidak ada pungli parkir sebagaimana beredar di masyarakat. Hal tersebut terungkap saat Bupati berdialog dengan seorang pedagang bernama Obeng.

Kepada Bupati, Obeng mengaku sudah membantu mengarahkan warga untuk parkir di area yang sudah disediakan, namun dengan berbagai alasan warga memilih parkir di badan jalan.

"Ini harus dikosongkan, mengganggu lalu lintas. Nanti sama Dishub akan dibuka," ujar Bupati. "Parkir (dijalan) kalau kehialangan siapa yang bertanggung jawab, tidak ada," tuturnya.  

Editor : Syamsul Hidayat

Tags :
BERITA TERKAIT