Sukabumi Update

Desa Purwasari & Kalapanunggal Jadi Role Model Smart Village Kemendagri, Ini Kata DPMD Sukabumi

Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri. (Sumber Foto: Diskominfosan Kab. Sukabumi)

SUKABUMIUPDATE.com - Dua desa di Kabupaten Sukabumi yakni Desa Purwasari Kecamatan Cicurug dan Desa Kalapanunggal Kecamatan Kalapanunggal terpilih menjadi percontohan nasional pengembangan Smart Village. Kedua desa tersebut menjadi bagian dari agenda strategis “Optimalisasi Pemerintahan Desa Berdampak Tahun Anggaran 2026” yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Program ini bertujuan menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang tidak hanya berbasis teknologi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Saat ini, program tersebut telah memasuki tahap penelitian dan wawancara mendalam yang dilakukan Kemendagri bersama tim akademisi dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI).

Baca Juga: DPMD Sukabumi Dukung Pembangunan Jembatan Garuda, Dorong Akses dan Pertumbuhan Desa

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, Ahmad Samsul Bahri, menyatakan bahwa terpilihnya dua desa ini dari total 381 desa di Sukabumi menjadi kebanggaan sekaligus tantangan dalam pengembangan desa.

Menurutnya, program itu fokus pada penguatan tata kelola pemerintahan desa, kelembagaan, hingga pemanfaatan teknologi informasi agar pembangunan desa lebih tepat sasaran.

Sementara itu, Direktur Fasilitasi Kerjasama, Lembaga Pemerintah Desa, dan BPD Ditjen Bina Pemerintahan Desa Kemendagri, Zanariah, berharap kedua desa tersebut bisa menjadi role model pembangunan desa yang berdampak langsung secara luas.

Menurut Zanariah, kolaborasi antarpemangku kepentingan desa menjadi kunci keberhasilan pembangunan. Mulai dari pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga lembaga adat diharapkan mampu berjalan beriringan.

"Walau hanya diwakili dua desa, saya berharap bisa menjadi pilot desa berdampak. Pembangunan tidak akan berjalan baik kalau hubungan dalam pemerintahan desa tidak harmonis," ujar Zanariah di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Rabu (13/5/2026). (adv)

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT