Sukabumi Update

BPBD Sukabumi Pangkas Pohon Mahoni Tua di Jalur Nasional Cibadak, Cegah Risiko Kecelakaan

Mitigasi bencana dengan memangkas dan menebang pohon mahoni tua di Jalur Nasional Cibadak. (Sumber: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi melakukan mitigasi bencana dengan memangkas dan menebang pohon mahoni tua yang berpotensi tumbang di ruas Jalan Suryakencana atau jalur nasional Sukabumi-Bogor, tepatnya di sekitar Jembatan Leuwi Goong, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 13.00 WIB tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas akibat pohon rapuh yang berada di pinggir jalan nasional.

Kepala BPBD Kabupaten Sukabumi, Eki Radiana Rizki, melalui Manajer Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna, mengatakan pohon mahoni yang ditebang merupakan pohon tua dan sebagian kondisinya sudah mati sehingga dinilai membahayakan pengguna jalan.

Baca Juga: Daftar Puluhan Desa Wisata di Kabupaten Sukabumi yang Resmi Dikukuhkan Dispar 2026

“Pohon mahoni yang berada dekat Jembatan Leuwi Goong dilakukan pemangkasan dan penebangan karena kondisinya sudah tua, mati, dan berisiko tumbang. Kegiatan ini sebagai upaya pencegahan agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan masyarakat pengguna jalan,” ujar Daeng.

Menurutnya, mitigasi tersebut dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan sejumlah unsur lintas sektor agar proses penanganan berjalan aman dan lancar, mengingat lokasi berada di jalur nasional yang cukup padat kendaraan.

Adapun unsur yang terlibat dalam kegiatan tersebut di antaranya BPBD Kabupaten Sukabumi, P2BK Cibadak, Kelurahan Cibadak, Satlantas Polres Sukabumi, PUPR Jabar 21T, Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Polsek Cibadak, Koramil Cibadak 0711, Satpol PP Kecamatan, LPMK Cibadak, Tagana, hingga warga setempat.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang, terutama saat cuaca ekstrem dan hujan disertai angin kencang yang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi," tandasnya.(adv)

Editor : Asep Awaludin

Tags :
BERITA TERKAIT