Sukabumi Update

Ramai Nobar Film Pesta Babi di Sukabumi, Dandim 0607: Jangan Sampai Jadi Pemicu Polemik

Dandim 0607, Letkol Inf Beny Syafri saat diwawancarai. (Sumber: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Penayangan film dokumenter Pesta Babi melalui agenda nonton bareng (nobar) di sejumlah wilayah, termasuk Sukabumi, belakangan menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Film dokumenter karya jurnalis Dandhy Dwi Laksono dan Cypri Paju Dale yang diproduksi rumah produksi Watchdoc sebagai bagian dari seri Ekspedisi Indonesia Baru itu diketahui beberapa kali mengalami aksi pembubaran di sejumlah daerah.

Di Sukabumi, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0607/Kota Sukabumi, Letkol Inf Beny Syafri, menyatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk menjaga kondusivitas wilayah.

“Untuk event penayangan film yang viral, tentunya kalau misalnya kami selaku unsur yang berada di Sukabumi, tentunya kita akan terus berkolaborasi dengan pimpinan daerah ataupun Forkopimda,” kata Beny, Rabu (13/5/2026).

Baca Juga: Mangkrak? Masjid Al Afghani Nyalindung Disorot, Warga Minta Audit Alokasi Anggaran

Menurutnya, apabila ditemukan hal-hal yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban, maka hal tersebut akan menjadi perhatian bersama. Kodim bersama unsur pemerintah daerah dan aparat lainnya disebut akan mengambil langkah kolaboratif untuk mencegah munculnya polemik di masyarakat.

“Untuk pelaksanaan kondusivitas wilayah, tentunya kita akan berkolaborasi dengan seluruh elemen-elemen yang berada di pemerintahan kota maupun kabupaten. Hal-hal yang menjadi atensi ataupun perhatian khusus pimpinan pusat, ya tentunya menjadi tanggung jawab kita bersama,” ucapnya.

Beny menegaskan, sebagai aparat penegak hukum (APH), pihaknya juga akan menindaklanjuti setiap arahan dari pimpinan pusat terkait isu-isu yang menjadi perhatian nasional.

Ia berharap situasi di Kota dan Kabupaten Sukabumi tetap aman dan kondusif di tengah ramainya perbincangan terkait penayangan film tersebut.

“Harapannya memang yang berada di wilayah kita ini ya dapat kondusif. Jadi intinya kalau memang ada hal yang dapat memicu hal-hal yang tidak baik di wilayah kita ini, ya pasti itu akan kita berkolaborasi dengan yang lain sehingga itu tidak menjadi polemik di wilayah kita ini,” pungkasnya.

Editor : Asep Awaludin

Tags :
BERITA TERKAIT