SUKABUMIUPDATE.com - Sebuah bangunan rumah yang digunakan untuk aktivitas konveksi di Kampung Nagrak RT 01 RW 08, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, mengalami kebakaran pada Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Miky, mengatakan dirinya menerima informasi kebakaran saat berada di Desa Nagrak Utara. Karena lokasi kejadian tidak jauh, ia langsung menuju tempat kejadian perkara.
“Pas sampai di lokasi, warga sudah berupaya memadamkan api dengan menyiram secara gotong royong,” kata Miky kepada Sukabumiupdate.com, Jumat (15/5/2026).
Baca Juga: Perjuangan di Jalan Rusak, Cerita Ambulans Desa di Sukabumi Evakuasi Ibu Melahirkan
Menurutnya, bangunan yang terbakar merupakan bagian rumah milik Hj Een yang di dalamnya terdapat ruangan untuk aktivitas pemotongan bahan konveksi. Sementara tempat produksi konveksi berada di bangunan terpisah dan tidak terdampak kebakaran.
Miky menjelaskan, sumber api diduga berasal dari hubungan singkat arus listrik di ruangan tersebut. Di lokasi terdapat instalasi listrik yang digunakan untuk kebutuhan alat pemotong bahan.
“Api posisinya di bagian atap dan plafon. Warga sudah naik ke atas sambil estafet air untuk memadamkan api,” ujarnya.
Baca Juga: Meninggal di Gunung Rinjani, Pendaki Asal Sukabumi Dimakamkan di Kampung Halaman
Ia menambahkan, warga juga telah menghubungi petugas pemadam kebakaran. Setelah petugas datang, proses pemadaman dilanjutkan dengan penyemprotan dan pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa api di bagian plafon maupun atap bangunan.
“Proses pemadaman tidak sampai 15 menit. Alhamdulillah bisa cepat dikendalikan,” ucapnya.
Dalam kejadian tersebut, seorang penghuni rumah bernama Indri mengalami luka bakar ringan di bagian tangan akibat terkena tetesan terpal yang meleleh saat terbakar. Korban langsung mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat dan tidak perlu menjalani perawatan intensif.
Baca Juga: Terjatuh ke Septic Tank, Warga Jampangtengah Meninggal Diduga Akibat Luka Infeksi Berat
Sementara kerusakan yang ditimbulkan di antaranya jaringan listrik dan sebagian kayu penyangga bangunan. Selain itu, sejumlah genteng mengalami kerusakan karena dilepas warga saat membantu proses pemadaman.
“Untuk jaringan listrik sudah dikoordinasikan dengan pihak PLN agar segera diperbaiki,” kata Miky.
Ia juga menyebut proses penanganan berlangsung lancar berkat gotong royong warga bersama petugas pemadam kebakaran yang melakukan penyemprotan dari bagian belakang bangunan.
Editor : Ikbal Juliansyah