SUKABUMIUPDATE.com - Niat menikmati libur panjang bersama keluarga berakhir dengan pemandangan pilu. Seorang balita laki-laki berusia 5 tahun asal Kampung Cimanggu Babakan RT 04/07, Desa Kademangan, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, kehilangan nyawanya setelah tenggelam di Sungai Leuwi Kopo pada Minggu 17 Mei 2026.
Peristiwa tragis itu terjadi di wisata alam Leuwi Kopo yang terletak di Desa Cidahu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi. Karena diduga faktor kelalaian, korban lepas dari pengawasan saat tengah berwisata bersama keluarganya.
Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, saat korban tengah berwisata bersama keluarganya di lokasi pemandian alam Leuwi Kopo. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, korban saat itu hendak pulang bersama ibunya, Pina Sawaliya, namun korban tiba-tiba menghilang di sekitar aliran sungai.
Baca Juga: Antisipasi Pelajar Titipan, Disdikbud Kota Sukabumi: SPMB 2026 Berbasis Aplikasi
Kapolsek Surade IPTU Ade Hendra mengatakan, keluarga bersama warga setempat langsung melakukan pencarian setelah korban dinyatakan hilang.
“Keluarga dan warga setempat langsung melakukan pencarian dan penyelaman di sekitar lokasi kejadian setelah korban dinyatakan hilang,” ujarnya kepada Sukabumiupdate.com, Senin (18/5/2026).
Tak lama kemudian, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dan tidak bernapas. Korban selanjutnya dibawa ke tenaga medis setempat untuk mendapatkan penanganan. Namun naas nyawa korban tidak dapat terselamatkan.
“Korban langsung dibawa ke mantri Diki, namun setelah dilakukan pemeriksaan korban dinyatakan sudah meninggal dunia,” lanjutnya.
Pemandian Leuwi Kopo. | SU/Ragil Gilang.
Jenazah korban kemudian dimakamkan oleh pihak keluarga dan warga sekitar pada pukul 19.00 WIB di hari yang sama. Keluarga korban juga menyatakan tidak mengajukan autopsi maupun proses hukum atas kejadian tersebut.
Sementara itu, anggota Polsek Surade Aiptu B. Silalahi P.B. mendatangi rumah duka di Kampung Cimanggu Babakan RT 04/07, Desa Kademangan, Kecamatan Surade sekitar pukul 22.00 WIB guna melakukan pendataan serta meminta keterangan dari para saksi.
Adapun saksi yang dimintai keterangan di antaranya ibu korban, Pina Sawaliya, serta dua warga lainnya yakni Sdri. Empat dan Sdri. Patonah.
Baca Juga: Jadwal Puasa Dzulhijjah 2026 Lengkap dengan Niat dan Tata Caranya
Dalam penanganan kejadian tersebut, pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah, mulai dari mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), membuat sketsa lokasi, mengumpulkan data korban dan keterangan saksi, hingga melaporkan kejadian kepada pimpinan Polsek Surade.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat berada di lokasi wisata perairan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Meski demikian, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara kejadian tersebut diduga merupakan kecelakaan akibat kelalaian saat pengawasan keluarga.
Baca Juga: Penyedia Jasa Sebut Ada Faktor Lain di Balik Terhentinya Proyek Masjid Cisayar
Objek wisata Leuwi Kopo sendiri merupakan pemandian alam yang kerap digunakan pengunjung untuk berenang. Wisata air ini memiliki kedalaman yang bervariasi, ada yang dangkal namun titik terdalamnya diperkirakan mencapai 3 hingga 4 meter.
Editor : Ikbal Juliansyah