SUKABUMIUPDATE.com – Menyambut pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, SDN Pakujajar CBM Kota Sukabumi menghadirkan cara promosi yang unik dan kreatif. Sekolah tersebut membuat video bertema tarian India yang diunggah melalui media sosial untuk menarik perhatian calon siswa dan orang tua.
Berbeda dengan promosi sekolah pada umumnya yang mengandalkan spanduk atau baliho, SDN Pakujajar CBM memilih memanfaatkan tren digital dengan membuat video bernuansa ala India lengkap dengan iringan musik khas.
Video tersebut diunggah melalui akun Instagram resmi sekolah @sdnpakujajar.cbm dan langsung menarik perhatian warganet. Unggahan itu telah ditonton ribuan kali serta mendapat berbagai respons positif di kolom komentar.
Dalam video tersebut, para guru ikut terlibat langsung sebagai pemeran utama. Guru laki-laki tampil memparodikan adegan menabuh gendang, sementara guru perempuan menampilkan gerakan tarian mengikuti alunan musik.
Alur cerita yang ditampilkan juga menggambarkan suasana penyambutan orang tua dan calon siswa yang datang ke lingkungan sekolah. Konsep tersebut dikemas ringan dan menghibur, namun tetap membawa pesan penyambutan untuk peserta didik baru.
Baca Juga: Antisipasi Pelajar Titipan, Disdikbud Kota Sukabumi: SPMB 2026 Berbasis Aplikasi
Dari pantauan sukabumiupdate.com, pada Senin (18/5/2026), video serupa banyak dibuat oleh sejumlah sekolah di daerah lain, rupanya konten promosi dengan video tengah menjadi tren di kalangan lembaga pendidikan saat ini.
Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Sukabumi mulai mempersiapkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026. Persiapan tersebut diawali dengan sosialisasi dan penandatanganan komitmen bersama untuk pelaksanaan SPMB jenjang SMA/SMK bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Editor : Syamsul Hidayat