Sukabumi Update

Polemik Lapang Voli Dipakai Gedung KDMP, Pemdes Nagrak Selatan Siapkan Lokasi Pengganti

Lokasi lapang voli yang dibangun gedung KDMP di Nagrak Selatan. (Sumber: SU/Ibnu Sanubari)

SUKABUMIUPDATE.com - Rencana pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di area lapang voli Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, sempat ramai diperbincangkan warga di media sosial.

Dalam unggahan yang beredar, sejumlah warga menyoroti rencana pembangunan gedung di lokasi lapang voli yang selama ini digunakan masyarakat untuk berolahraga dan berkegiatan sehari-hari.

Unggahan tersebut memunculkan beragam tanggapan dari warganet. Sebagian mempertanyakan penggunaan fasilitas olahraga masyarakat untuk pembangunan gedung.

Menanggapi hal itu, warga sekaligus pengelola lapang, Dadang Hermawan, mengatakan polemik tersebut hanya ramai pada awal kemunculannya di media sosial.

“Awalnya memang sih udah ramai. Cuma yang ngerameinnya itu orangnya enggak tahu. Padahal itu udah sosialisasi sama warga, RT, RW semua pengelola lapang,” ujar Dadang kepada sukabumiupdate.com, Senin (18/5/2026).

Baca Juga: Gegara Pinjol dan Judol, Ribuan Pasangan Muda di Sukabumi Memilih Cerai

Menurut Dadang, pemerintah desa sebelumnya juga sempat mempertimbangkan penggunaan lapang voli aktif tersebut untuk pembangunan gedung.

“Awalnya emang Pak Kades juga enggak setuju karena ini kan lapang aktif lah, buat hiburan,” katanya.

Namun setelah dilakukan penjelasan dan musyawarah bersama warga, keputusan pembangunan akhirnya disepakati.

“Jadi sampai saat ini enggak ada masalah, cuma awal-awal di medsos aja yang ramai,” lanjutnya.

Dadang mengakui lapang voli tersebut memang cukup aktif digunakan masyarakat sehari-hari, terutama untuk aktivitas olahraga dan hiburan warga.

“Sering. Cuma kan aktifnya juga bukan untuk prestasi kalau dilihat dari itu, cuma hiburan ibu-ibu,” ucapnya.

Ia menjelaskan, pemerintah desa juga telah menyiapkan solusi dengan memindahkan aktivitas voli ke lapang lain yang berada di sebelah lokasi tersebut.

“Nah ini kan lapang voli juga,” katanya sambil menunjuk lapang di area sebelah.

Menurut Dadang, warga yang sebelumnya keberatan juga sudah diberikan penjelasan terkait relokasi lapang voli tersebut.

“Sudah dikasih penjelasan, ini dipakai, ini difasilitasi lagi,” ujarnya.

Baca Juga: Polres Sukabumi Sertijab Kasat Reskrim hingga Kapolsek Nyalindung

Ia menyebut pembangunan Gedung KDMP harus menggunakan tanah desa. Sementara itu, lokasi yang dinilai strategis hanya tersedia di area tersebut.

“KDMP itu harus tanah desa. Tanah desa yang bagus, yang strategis cuma di sini,” kata Dadang.

Ia mengatakan pemerintah desa bersama warga juga sudah beberapa kali melakukan musyawarah sebelum keputusan pembangunan diambil.

“Rembukan juga udah tiga kali itu sama warga, sama lingkungan. Akhirnya keputusan udah di sini, udah deal,” katanya.

Terkait relokasi lapang voli, Dadang menilai lokasi pengganti masih layak digunakan masyarakat.

“Layak, kan ini dua. Ini juga lapang voli,” ujarnya.

Baca Juga: 2 Jurnalis Republika Ditangkap Tentara Israel Saat Kawal Misi Kemanusiaan ke Gaza

Ke depan, warga berharap fasilitas olahraga di Desa Nagrak Selatan tetap diperhatikan dan ditingkatkan.

“Harapannya yang penting maksimal lah, minimal layak dipakai,” kata Dadang.

Ia menambahkan, pemerintah desa juga berencana melakukan pembenahan fasilitas olahraga lain seperti lapang voli dan lapang sepak bola pada tahun depan.

Sementara itu, perbincangan warganet menyoroti ancaman hilangnya ruang publik warga yakni lapang voli sebagai sarana hiburan warga setempat yang terancam dibangun gedung KDMP Desa Nagrak Selatan.

Dalam unggahan di salah satu akun facebook, warganet mengaku sedih karena tempat yang biasa digunakan masyarakat untuk berolahraga disebut akan dibongkar untuk pembangunan gedung.

“Sedih lihat nyah pusat keramaian akan dibongkar untuk dijadikan gedung. Pasti ibu-ibu yang suka voli tiap hari di situ dan menghibur suasana akan merasa bersedih kini tempat mereka berolahraga sudah tiada,” tulis akun tersebut.

Baca Juga: Ini Skenario Persib Bandung Gagal Cetak Hattrick Gelar Super League

Perbincangan berlanjut di kolom komentar selanjutnya, warganet lain bertanya mengenai gedung apa yang akan dibangun, pemilik unggahan menyebut informasi yang diterimanya adalah gedung Koperasi Desa Merah Putih.

Unggahan itu kemudian memunculkan beragam tanggapan dari masyarakat. Sebagian warga mempertanyakan penggunaan fasilitas olahraga yang selama ini dimanfaatkan masyarakat.

“Fasilitas dan sarana umum untuk masyarakat. Sekarang lapang volley lagi mau dibikin gedung yang programnya belum jelas. Masih banyak lahan kosong, kenapa harus menggunakan fasilitas dan sarana umum yang haknya digunakan untuk masyarakat,” tulis salah satu akun.

Editor : Asep Awaludin

Tags :
BERITA TERKAIT