Sukabumi Update

Jelang Persib vs Persijap, Polisi Siapkan Pengamanan Nobar dan Konvoi Bobotoh di Kota Sukabumi

Konvoi bobotoh Persib di Kota Sukabumi. Minggu (17/5/2026). (Sumber Foto: SU/Turangga Anom)

SUKABUMIUPDATE.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi Kota menyiapkan sejumlah skema pengamanan menjelang laga penentu antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara yang akan digelar Sabtu (23/5/2026). Fokus pengamanan ketat akan dikonsentrasikan pada titik-titik nonton bareng (nobar) hingga jalur konvoi Bobotoh di wilayah Kota Sukabumi.

Kasatlantas Polres Sukabumi Kota, AKP Ridwan Shandi Maulana, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memetakan sejumlah lokasi strategis yang diprediksi akan menjadi pusat lautan suporter Maung Bandung selama pertandingan krusial tersebut berlangsung.

“Beberapa titik nobar yang akan mendapat pengamanan di antaranya Oasis, Santa Sea, Crowded, Kafe Nama, serta Cafe Jalur,” kata Ridwan kepada sukabumiupdate.com, Jumat (22/5/2026).

Selain pengamanan titik keramaian, Satlantas juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di kawasan pusat kota. Salah satunya dengan melakukan penutupan sementara di ruas Jalan Samsudin SH, tepatnya mulai Simpang Botram hingga Simpang Syamsudin Siliwangi.

Baca Juga: Yakin Persib Juara Super League, Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby: Hattrick Dong!

Menurut Ridwan, ruas jalan tersebut nantinya akan dijadikan lokasi berkumpul Bobotoh sebelum melakukan konvoi kemenangan maupun perayaan usai pertandingan.

“Ruas jalan tersebut nantinya akan digunakan sebagai titik kumpul para Bobotoh sebelum melakukan konvoi,” ujarnya.

Tak hanya itu, petugas kepolisian juga akan melakukan pengawalan selama iring-iringan suporter berlangsung. Adapun rute konvoi yang telah disiapkan dimulai dari kawasan Balai Kota Sukabumi menuju Botram, SMAK, Bhayangkara, Degung, Jalan Cemerlang, Lingkar Selatan, hingga berakhir di Terminal Jalur.

“Rute konvoi yang telah disiapkan dimulai dari Balai Kota, menuju Botram, SMAK, Bhayangkara, Degung, Jalan Cemerlang, Lingkar Selatan, hingga berakhir di Terminal Jalur sebagai titik akhir pembubaran massa,” jelasnya.

Baca Juga: Kontrak di Persib Segera Berakhir, Masa Depan Bojan Hodak Belum Jelas

Ridwan menambahkan, pengamanan dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan lalu lintas maupun kerawanan selama euforia pertandingan berlangsung.

Ia pun mengimbau masyarakat agar menghindari jalur yang terdampak rekayasa lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

“Masyarakat diimbau untuk menghindari jalur-jalur yang terdampak rekayasa lalu lintas dan tetap mematuhi arahan petugas di lapangan demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama rangkaian kegiatan berlangsung,” pungkasnya.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT