SUKABUMIUPDATE.com - Banjir yang kembali merendam Puskesmas Palabuhanratu membuat Pemerintah Kabupaten Sukabumi mempercepat rencana relokasi fasilitas layanan kesehatan tersebut. Puskesmas yang selama ini menjadi langganan banjir itu direncanakan dipindahkan ke Jalan Raya Jajaway, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, tepatnya di depan Pengadilan Negeri Cibadak.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, mengatakan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan meski gedung puskesmas terdampak banjir. Saat ini pelayanan sementara dialihkan ke Pendopo Palabuhanratu dan Pustu Citepus.
“Alhamdulillah pelayanan masyarakat tidak terhambat meskipun ada pengalihan. Sekarang kebijakan Pak Bupati dialihkan ke Pendopo, dan kita juga sudah mempersiapkan pelayanan di Pustu Citepus,” ujar Masykur, saat ditemui di kantor Dinkes pada Senin (25/5/2026).
Ia menjelaskan, kerusakan akibat banjir kali ini tidak terlalu parah pada peralatan medis karena petugas sudah terbiasa mengantisipasi kondisi serupa. Sebagian besar alat kesehatan berhasil diamankan sebelum banjir merendam bangunan.
Baca Juga: Banyak Sisa Makanan MBG di Sekolah Surade, Sebagian Dimanfaatkan untuk Pakan Ternak
“Peralatan tidak begitu terdampak. Paling yang kena itu peralatan perawatan gigi, tapi masih bisa dipakai. Kalau alat kesehatan seperti tensimeter dan stetoskop sudah diamankan,” katanya.
Menurutnya, dampak terbesar justru terjadi pada bagian fisik bangunan seperti lantai dan area bawah gedung yang dipenuhi lumpur pascabanjir. Saat ini pihaknya fokus melakukan pembersihan agar layanan kesehatan bisa kembali normal.
Di tengah kondisi tersebut, Pemkab Sukabumi memastikan rencana pembangunan gedung baru Puskesmas Palabuhanratu tetap berjalan. Masykur menyebut Bupati Sukabumi telah memberikan perhatian khusus terhadap proyek relokasi tersebut.
“Pak Bupati sudah mengantisipasi dengan memberikan anggaran kepada kami. Tahun ini proses perencanaannya dikebut, mulai dari FS sampai DED, dan sekarang tahap perencanaannya sudah selesai,” jelasnya.
Saat ini, lanjut dia, pemerintah tinggal memasuki tahap lelang pembangunan fisik gedung baru.
Baca Juga: Dilarikan ke RS, Warga Sukabumi Diserang Ular Saat Mau Kasih Makan Ayam
“Sekarang tinggal tahap lelang bangunan fisiknya. Jadi proses perencanaannya sudah clear,” ungkapnya.
Selain Puskesmas Palabuhanratu, Puskesmas Cibitung juga dilaporkan terdampak banjir, meski tidak separah yang terjadi di pusat ibu kota Kabupaten Sukabumi tersebut.
Namun di balik rencana relokasi itu, Dinas Kesehatan mengakui terdapat potensi persoalan terkait lahan pembangunan puskesmas baru. Salah satunya muncul klaim kepemilikan lahan dari pihak tertentu.
“Ada yang menggugat, katanya sebagian tanah itu milik dia. Tapi itu ranah aset pemerintah daerah dan pemerintah siap menghadapi gugatan karena status lahannya jelas milik pemda,” kata Masykur.
Tak hanya itu, di lokasi yang akan dibangun puskesmas baru disebut sudah terdapat bangunan rumah warga. Kondisi tersebut kini tengah dikoordinasikan dengan sejumlah instansi agar tidak menghambat pembangunan.
“Kami sudah koordinasi dengan Satpol PP dan pihak lainnya. Yang pasti pembangunan Puskesmas Palabuhanratu yang baru jangan sampai bermasalah,” pungkasnya.
Editor : Asep Awaludin