Sukabumi Update

Alat Berat Diterjunkan, Jalur Mareleng–Palangpang Sukabumi Kembali Normal Pascalongsor

Proses evakuasi material longsor di Jalan Provinsi ruas Mareleng–Tamanjaya–Palangpang KM 208+800, kawasan hutan lindung Cipeucang, Ciemas Sukabumi. (Sumber Foto: Dok. DBMPR Jabar)

SUKABUMIUPDATE.com - Setelah sempat lumpuh total sejak Minggu malam, akses utama menuju destinasi wisata Geopark Ciletuh Kabupaten Sukabumi melalui Jalan Raya Provinsi ruas Mareleng–Tamanjaya–Palangpang kini dipastikan sudah kembali normal dan dapat dilintasi oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, Senin (25/5/2026) sore.

Urat nadi transportasi di Sukabumi Selatan ini berhasil dibuka kembali setelah petugas gabungan bekerja maraton membersihkan material longsoran masif yang sempat menutup total badan jalan di kawasan hutan lindung Cipeucang, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas.

Mandor Jalan Wilayah Setempat, Edi, mengungkapkan bahwa proses pembersihan titik bencana baru bisa dieksekusi secara optimal pada Senin pagi dengan mengerahkan bantuan alat berat (excavator) dari Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat.

“Evakuasi material longsoran dimulai pukul 08.00 WIB dan alhamdulillah selesai sekitar pukul 15.00 WIB, sehingga jalan sudah bisa dilintasi kembali,” ujar Edi kepada sukabumiupdate.com, Senin (25/5/2026).

Baca Juga: Tebing Cipeucang Longsor, Jalur Wisata Mareleng–Palangpang Sukabumi Terputus

Edi membeberkan, volume longsoran tebing setinggi 80 meter yang ambrol pada Minggu (24/5) malam sekitar pukul 19.00 WIB tersebut ternyata jauh lebih besar dari perkiraan awal.

“Panjang tumpukan material yang menutup jalan mencapai sekitar 70 meter dengan ketebalan lumpur rata-rata hingga dua meter. Proses pengerukan terpaksa dilakukan secara bertahap karena kondisi tanah sangat pekat dan bercampur dengan bongkahan batu serta batang pohon tumbang,” jelasnya menambahkan.

Keberhasilan pembukaan jalur lintas selatan dalam waktu relatif cepat ini tidak lepas dari adanya sinergi kilat di lapangan. Operasi darurat tersebut melibatkan kolaborasi dari personel Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Forkopimcam Ciemas, hingga petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Ciemas yang dikerahkan untuk menyemprot sisa lumpur agar jalan tidak licin.

Kendati aspal jalan sudah kembali terbuka sepenuhnya, pihak berwenang meminta para pengguna jalan yang melintasi kawasan Tanjakan Cipeucang KM 208+800 untuk tidak lengah.

Pengendara diwajibkan tetap memperlambat laju kendaraan dan meningkatkan kewaspadaan ekstra tinggi. Hal ini dikarenakan kondisi lereng tebing di sekitar lokasi dinilai masih sangat labil dan rawan memicu pergerakan tanah susulan, terutama jika wilayah Pajampangan kembali diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT