SUKABUMIUPDATE.com - Pihak kepolisian mengungkap kronologi kecelakaan adu banteng dua truk di jalur nasional Sukabumi–Bogor yang terjadi pada malam takbiran Idul Adha, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 21.30 WIB.
Insiden yang sempat memicu kemacetan panjang ini tepatnya terjadi di Jalan Raya Siliwangi, Kampung Cipanggulaan, Desa Pondokkaso Landeuh, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. Akibat kejadian itu, tiga orang mengalami luka ringan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edi Wibowo, memaparkan bahwa kecelakaan bermula ketika truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi B 9403 SD yang dikemudikan oleh Arif Ferdiansyah (21) melaju dari arah Cicurug menuju Parungkuda. Truk ini juga membawa dua penumpang, yakni Safrudin (52) dan Wahyu (35).
Setibanya di lokasi kejadian yang berkondisi jalan lurus, pengemudi Colt Diesel mencoba mengambil risiko dengan mendahului kendaraan roda empat di depannya.
“Kendaraan tersebut melaju ke kanan dan melewati garis marka jalan untuk mendahului,” ujar Wangsit, Rabu (27/5/2026).
Baca Juga: Drama Sapi Kurban Kabur di Sukabumi, Dicari Semalaman hingga Ditemukan di Sungai
Nahas, pada saat yang bersamaan, melaju truk Hino Box B 9136 DY yang dikemudikan oleh Suherman (39) dari arah berlawanan. Karena jarak kedua kendaraan besar ini sudah terlalu dekat, tabrakan adu banteng pun tak dapat terhindarkan.
Benturan keras di bagian depan kedua truk mengakibatkan area kabin mengalami kerusakan parah. Meski demikian, polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Adapun tiga orang yang dilaporkan mengalami luka-luka merupakan sopir dan penumpang truk Colt Diesel
"Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi Mitsubishi Colt Diesel mengalami luka sobek di bagian kaki serta luka lecet di tangan. Sementara Safrudin mengalami luka di telinga dan Wahyu mengalami memar di bagian paha," tambah Wangsit.
Selain mengakibatkan korban luka, total kerugian materi akibat kerusakan kedua armada truk tersebut ditaksir mencapai Rp20 juta.
Editor : Denis Febrian