Sukabumi Update

Bobotoh Sukabumi Diduga Dikeroyok, Warganet: Jauh dari Jampang Mau Rayakan Persib Juara

Tangkapan layar dugaan pengeroyokan Bobotoh Sukabumi saat perayaan Persib Bandung Juara Super League 2025/2026. (Sumber : Istimewa.).

SUKABUMIUPDATE.com - Media sosial X (dulu twitter) mendadak ramai jadi medan perbincangan hangat warganet. Bagaimana tidak, suporter Persib atau Bobotoh asal Sukabumi diduga jadi korban pengeroyokan saat konvoi Persib Bandung juara Super League 2025/2026 pada Minggu 24 Mei 2026.

Berawal dari unggahan sebuah video, dimana terlihat seorang Bobotoh yang disebut berasal Pabuaran Sukabumi di keroyok oleh sejumlah orang saat konvoi juara Persib. Detik-detik pemukulan pun terekam jelas oleh kamera HP, dan akhirnya viral di media sosial.

Akun X dengan username @Arip*** pada Rabu 27 Mei 2026 membagikan dua video yang menanyakan dugaan oknum anggota dari organisasi suporter Persib Bandung di kolom komentar akun X Viking Frontline.

“Info min apakah ini anak anak viking frontline?,” tulisnya dikutip Kamis (28/05/2026).

Ia juga mengungkapkan bahwa korban tersebut yang datang jauh-jauh dari Jampang Sukabumi untuk merayakan konvoi Persib justru mengalami trauma setelah diduga menjadi korban pengeroyokan.

“Yang jauh-jauh dari Jampang hanya untuk ikut merayakan konvoi Persib, tetapi malah membuat mereka trauma,” ujarnya.

Kemudian akun tersebut juga menuliskan lagi jika korban Bobotoh asal Sukabumi tersebut pulang dari Bandung ke Jampang dengan habis dikeroyok oleh sesama pendukung Persib sendiri.

“Mereka pulang dari Bandung ke jampang dengan keadaan mengunakan motor muka abis di keroyok, bukan Pulang ke jampang dengan kesenangan senyuman melainkan kesusahan kesedihan, yang paling sedih di keroyok ku dulur sorangan bari ku jelema jebrog,” ucapnya.

Alhasil unggahan tersebut menuai beragam komentar dari warganet yang sebagian besar merupakan Bobotoh Persib Bandung.

Dari hasil penelusuran Sukabumiupdate.com, diketahui dua korban bernama Adul dan Misbah merupakan warga Kampung Tagog, Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Sukabumi.

Kakak korban, Rendy Randika, membenarkan bahwa kedua pria dalam video viral tersebut merupakan adiknya. Saat kejadian, dirinya juga berada di lokasi namun terpisah beberapa kendaraan.

“Ya betul, itu kedua korban merupakan adik saya. Waktu kejadian saya ada di depan, terhalang tiga sepeda motor,” ujar Rendy kepada Sukabumiupdate.com, Kamis (28/5/2026).

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka. Saat ini, pihak keluarga tengah mengurus persoalan tersebut agar dapat diproses lebih lanjut.

“Sekarang lagi diurus permasalahannya,” pungkas Rendy.

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT