SUKABUMIUPDATE.com - Massa aksi 2626 yang tergabung dari pengurus RT, RW organisasi kemasyarakatan (ormas) dan berbagai elemen masyarakat meluapkan kekecewaannya dengan mencoret-coret tembok Gedung DPRD Kota Sukabumi pada Selasa (2/6/2026), sekitar sore hari.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah peserta aksi menuliskan berbagai kalimat bernada kritik dan kekecewaan pada bagian tembok serta pagar Gedung DPRD Kota Sukabumi. Coretan-coretan tersebut berisi tuntutan dan aspirasi yang selama ini mereka suarakan kepada pemerintah daerah.
Koordinator Aksi 2626, Arif Rahman Arifin, menilai aksi corat-coret yang dilakukan sebagian massa merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap kondisi yang terjadi di Kota Sukabumi.
Baca Juga: Respon Massa Aksi 2.6.26 atas Jawaban Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki
"Mungkin bentuk kekecewaan warga masyarakat Kota Sukabumi yang tergabung dalam organisasi kemasyarakatan, lembaga masyarakat dan lainnya," ujar Arif kepada awak media di lokasi aksi, Selasa (2/6/2026).
Dalam aksi tersebut, massa juga mendesak DPRD Kota Sukabumi untuk menggunakan hak angket terhadap Wali Kota Sukabumi. Menurut Arif, hingga saat ini pihaknya masih menunggu sikap resmi dari seluruh fraksi di DPRD terkait tuntutan tersebut.
"Kita sampai saat ini belum ada konfirmasi secara utuh, hanya tinggal menunggu dua fraksi lagi," katanya.
Baca Juga: Warga Bantarkalong Resah, Limbah SPPG Diduga Sebabkan Bau Menyengat dan Gatal-Gatal
Arif menegaskan, tuntutan utama massa aksi adalah mendorong DPRD Kota Sukabumi agar segera memenuhi syarat kuorum untuk pengajuan hak angket.
"Ingin ditandatangani kuorum hak angket untuk wali kota," tegasnya.
Diberitakan sebelumnya, massa aksi yang mengatasnamakan Gerakan 2626 menyampaikan sembilan gugatan dalam pernyataan sikap mereka.
Salah satu tuntutan utama yang disuarakan yakni mendesak DPRD Kota Sukabumi menggunakan hak angket sebagai bentuk pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah.
Baca Juga: Kisah Pilu Atin, Lansia di Ciracap Sukabumi Tertimpa Pecahan Batu Saat Bekerja
Aksi yang berlangsung di kawasan Balai Kota dan DPRD Kota Sukabumi tersebut mendapat pengawalan aparat kepolisian dan berlangsung hingga sore hari.
Hingga berita ini diterbitkan, massa aksi masih bertahan di sekitar lokasi sembari menunggu menunggu penandatanganan dilakukannya hak angket dari fraksi-fraksi di DPRD Kota Sukabumi.
Editor : Ikbal Juliansyah