Sukabumi Update

Info Distribusi Air Perumdam TJM, Ada Perbaikan Pipa Bocor di Jalan Sudirman Palabuhanratu

Ilustrasi keran air. (Sumber : Freepik)

SUKABUMIUPDATE.com - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Jaya Mandiri (TJM) Cabang Palabuhanratu melakukan perbaikan kebocoran pipa distribusi berdiameter 250 milimeter yang berada di jalur pipa transfer Jalan Sudirman, tepatnya di depan Kantor Samsat Palabuhanratu, samping Polres Sukabumi, pada Minggu (7/6/2026).

Akibat pekerjaan tersebut, pendistribusian air bersih kepada pelanggan di sejumlah wilayah mengalami gangguan sementara.

Kepala Perumdam TJM Cabang Palabuhanratu, Hj. Ratna Wulandari, mengatakan perbaikan dilakukan untuk menjaga kelancaran dan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.

"Sehubungan terjadinya kebocoran pipa distribusi 250 milimeter pada jalur pipa transfer di Jalan Sudirman, kami melaksanakan pekerjaan perbaikan pada hari ini," ujar Ratna dalam keterangannya, Minggu (7/6/2026).

Baca Juga: Sprindik Baru KPK: Dugaan Korupsi BRI dan Telkom, Picu Kerugian Negara Hingga Rp 2 Triliun

Ratna menjelaskan, selama proses perbaikan berlangsung, distribusi air ke sejumlah wilayah terdampak akan mengalami hambatan. Karena itu, pelanggan diimbau untuk melakukan antisipasi dengan menampung air secukupnya.

"Pendistribusian air mengalami hambatan selama pekerjaan perbaikan berlangsung. Kami menghimbau pelanggan untuk mempersiapkan kebutuhan air selama proses perbaikan," katanya.

Adapun wilayah yang terdampak meliputi Gunung Butak Kampung Baru, Blok SMK Pelayaran, Sirnasari, Pangsor Kaler, Gunung Sumping, Gang Empang Atas, Tanjakan Asem, Jalan Bhayangkara, Kebon Tarum II, Ranca Bungur, Kampung Tipar, Kebon Tarum I, Kiaralawang, Batu Sapi, Cangehgar Barat, Cangehgar Utara, Panyairan Hilir, serta Perum Tamansari.

Baca Juga: Diungsikan, Kondisi Anak 11 Tahun di Sukabumi Korban Asusila Ayah Kandung

Pekerjaan perbaikan dijadwalkan dimulai pukul 10.30 WIB hingga selesai. Setelah pekerjaan rampung, normalisasi distribusi air diperkirakan berlangsung secara bertahap dalam waktu 1x24 jam.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan akan berupaya menyelesaikan pekerjaan secepat mungkin agar pelayanan kembali normal," tambah Ratna. (adv)

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT