Sukabumi Update

Berjualan Tahu di GT Parungkuda, Odang Tertabrak Rush dan Alami Cedera Kepala Berat

Korban pedagang tahu asongan, Odang Sopandi (55), asal Desa Babakan Pari, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi yang menjadi korban kecelakaan di Gerbang Tol Parungkuda. (Sumber : Istimewa.).

SUKABUMIUPDATE.com - Senin, 8 Juni 2026, menjadi hari yang tak akan pernah dilupakan dalam hidup Odang Sopian (55). Niat tulus pedagang tahu asongan asal Desa Babakan Pari, Kecamatan Cidahu ini untuk mengais rezeki di kawasan Gerbang Tol Parungkuda, berujung petaka. Ia menjadi korban kecelakaan lalu lintas hebat hingga harus menderita cedera kepala berat dan patah tulang pada kaki kanannya.

Demi mendapatkan penanganan medis, korban kemudian dilarikan ke RSUD Sekarwangi. Humas RSUD Sekarwangi, Irman Firmansyah Saputra, mengatakan pasien tiba di IGD sekitar pukul 14.30 WIB dengan diantar menggunakan kendaraan umum.

Menurut keterangan rekan korban, sekitar 30 menit sebelum tiba di rumah sakit, Odang mengalami kecelakaan lalu lintas saat sedang berjualan tahu di kawasan Exit Tol Parungkuda.

Baca Juga: Kekerasan Seksual Terhadap Anak Masih Marak di Sukabumi, Ini Kata Bupati

"Saat tiba di IGD, pasien dalam keadaan mengalami penurunan kesadaran, terdapat luka terbuka di kepala dan fraktur pada kaki kanan," ujar Irman kepada Sukabumiupdate.com, Rabu (10/6/2026).

Ia menjelaskan, tidak dilaporkan adanya kejadian muntah maupun kejang di lokasi kejadian. Setelah tiba di rumah sakit, pasien langsung menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut oleh tim medis.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kondisi korban saat tiba di IGD berada dalam keadaan sopor dengan nilai Glasgow Coma Scale (GCS) 8 dan masuk kategori cedera kepala berat.

"Kondisi pasien saat datang ke IGD berada dalam keadaan sopor dengan GCS 8 sehingga masuk kategori cedera kepala berat," katanya.

Baca Juga: Gelombang Protes Kepala Daerah Imbas Potongan TKD, Gubernur Sherly: Sulit Bayar Gaji PPPK

Irman menuturkan, jalan napas pasien dalam kondisi paten, pernapasan spontan dengan bantuan oksigen, serta sirkulasi dalam kondisi stabil. Keluhan utama yang dialami korban berupa penurunan kesadaran disertai luka terbuka pada kepala dan kaki serta perdarahan aktif di bagian kepala dan kaki kanan pasca kecelakaan lalu lintas.

Untuk menangani kondisi korban, tim medis segera melakukan sejumlah tindakan. "Pasien mendapatkan resusitasi cairan melalui infus sebanyak 2.000 mililiter, pemasangan kateter, balut tekan pada area perdarahan aktif, perawatan luka kepala dengan sekitar 20 jahitan, serta pemasangan bidai pada kaki kanan yang mengalami fraktur," tuturnya.

Selain itu, petugas medis juga melakukan penanganan pencegahan syok, observasi selama 0 hingga 6 jam, serta pemeriksaan CT scan kepala untuk mengetahui kondisi cedera yang dialami korban.

Baca Juga: Pertamax Rp16.250 per Liter, Resmi Naik Mulai 10 Juni 2026: Ini Daftar Harga BBM Pertamina

"Saat ini pasien masih dalam penanganan dan observasi lebih lanjut di RSUD Sekarwangi," kata Irman.

Odang diketahui menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, tepatnya di kawasan Exit Tol Parungkuda, Kampung Pangadegan RT 17/08, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, saat sedang berjualan tahu di lokasi tersebut.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edi Wibowo, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat mobil Toyota Rush bernomor polisi F 1292 VS yang dikemudikan oleh Ujang Koswara (61) melaju kencang dari arah Sukabumi menuju Parungkuda.

Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut mendadak hilang kendali. Berdasarkan pengakuan pengemudi kepada petugas, insiden ini dipicu lantaran yang bersangkutan mengantuk berat saat berkendara.

Baca Juga: Penyu Hijau Seberat 100 Kilogram Terdampar di Pantai Minajaya Sukabumi

"Pengemudi diduga mengantuk sehingga kendaraan hilang kendali ke sebelah kanan jalan," kata Wangsit saat dikonfirmasi sukabumiupdate.com, Senin malam.

Akibatnya, Toyota Rush menghantam pembatas (median) jalan. Setelah menabrak median, mobil oleng masuk ke jalur kanan dan menyundul bagian samping kanan mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi D 1970 QH yang dikemudikan Lukman Nurhakim (35).

Usai membentur Xenia, Toyota Rush kembali terlempar ke sisi kiri jalan dan langsung menyeruduk seorang pedagang tahu keliling bernama Odang Sopian yang saat itu sedang berdiri di area pembatas jalan.

Laju mobil Rush baru benar-benar terhenti setelah bagian depan kendaraan ringsek menabrak tiang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).

"Akibat kecelakaan tersebut, Odang Sopian mengalami luka berat berupa luka sobek terbuka di bagian belakang kepala serta patah tulang pada kaki kanan. Korban kemudian mendapatkan penanganan medis," tuturnya.

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT