Sukabumi Update

Perumdam TJM Cisolok Gencar Deteksi Kebocoran Air demi Tingkatkan Pelayanan Pelanggan

Petugas Perumdam TJM Cabang Cisolok sedang melakukan perbaikan saluran air yang mengalami kendala kebocoran. (Sumber : Perumdam TJM).

SUKABUMIUPDATE.com – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Jaya Mandiri (TJM) Cabang Cisolok tengah menggencarkan program pendeteksian Non Revenue Water (NRW) atau air tidak berekening sebagai upaya menekan angka kebocoran dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Kepala Cabang Perumdam TJM Cisolok, Hendra Nugraha, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari langkah strategis yang dilaksanakan serentak oleh seluruh cabang Perumdam TJM Kabupaten Sukabumi. Program ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan yang sebelumnya diikuti oleh para kepala urusan teknik di masing-masing cabang.

"Program NRW ini dilakukan untuk mendeteksi dan meminimalisir kebocoran yang terjadi di jaringan distribusi air. Metode yang digunakan di antaranya melalui step test yang dilokalisasi per wilayah atau blok, serta penggantian meter air yang rusak, mati, atau telah digunakan lebih dari lima tahun," ujar Hendra.

Baca Juga: Rp 3.500/Kg, Penyadap Getah Pinus di Lahan Perhutani Sukabumi Berharap Perbaikan Upah

Menurutnya, upaya tersebut tidak hanya bertujuan mengurangi kehilangan air akibat kebocoran teknis, tetapi juga meningkatkan efisiensi operasional perusahaan. Dengan menekan angka kehilangan air, biaya produksi seperti penggunaan listrik dan bahan kimia pengolahan air dapat dihemat.

Selain itu, air yang sebelumnya hilang akibat kebocoran dapat dikonversi menjadi kapasitas cadangan (idle capacity) yang nantinya dimanfaatkan untuk memperluas cakupan pelayanan kepada masyarakat yang belum terlayani.

Dalam pelaksanaannya, Cabang Cisolok mendapat pendampingan langsung dari Tim NRW Perumdam TJM Kantor Pusat. Pendampingan tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi tim teknik di tingkat cabang agar ke depan mampu menjalankan program serupa secara mandiri.

Baca Juga: Ditangkap! Pedagang Ikan Sekaligus Ayah Hamili Anak Kandung di Surade Sukabumi

Hendra menjelaskan, program ini menjadi penting mengingat kondisi jaringan perpipaan di wilayah Cisolok yang sebagian sudah berusia tua. Selain itu, langkah tersebut juga dilakukan untuk meminimalisir indikasi pencurian air serta menyesuaikan perubahan kondisi jaringan seiring perkembangan kawasan dan pertumbuhan permukiman.

"Wilayah pelayanan Cisolok cukup luas dan menantang, sehingga pelaksanaan program dilakukan secara bertahap sesuai prioritas lokasi yang terindikasi mengalami kebocoran," katanya.

Ia menambahkan, sejauh ini respons pelanggan terhadap program tersebut cukup positif. Masyarakat mendukung upaya peremajaan jaringan distribusi apabila ditemukan kebocoran yang berpotensi mengganggu pelayanan.

Baca Juga: Ancam Kebebasan Pers, Media Floresa Diteror Kepala Ayam

Perumdam TJM berharap program pendeteksian NRW dapat berjalan secara berkelanjutan tanpa hambatan berarti. Dengan demikian, kualitas pelayanan kepada pelanggan dapat terus terjaga, baik dari sisi kontinuitas pasokan air, akurasi pencatatan, maupun akuntabilitas layanan.

"Pada akhirnya, program ini bertujuan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat sekaligus mendukung perluasan akses air bersih bagi warga yang membutuhkan," pungkas Hendra. (adv)

 

Editor : Ikbal Juliansyah

Tags :
BERITA TERKAIT