Sukabumi Update

Pemadaman Listrik Lumpuhkan Layanan Disdukcapil Kota Sukabumi, Warga Kecewa

Warga yang diminta pulang di Kantor Disdukcapil Kota Sukabumi akibat pemadaman listrik. Senin (15//6/2026). (Sumber: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com - Pemadaman listrik yang kembali terjadi di sejumlah wilayah Kota Sukabumi pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 13.50 WIB berdampak pada terganggunya pelayanan publik, salah satunya di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi.

Akibat padamnya aliran listrik, pelayanan administrasi kependudukan di kantor tersebut terhenti. Sejumlah warga yang tengah mengurus dokumen kependudukan pun terpaksa membatalkan keperluannya dan diminta kembali pada hari berikutnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, petugas Disdukcapil Kota Sukabumi sempat mengumumkan bahwa pelayanan kepada masyarakat terdampak pemadaman listrik secara berkala sehingga untuk sementara tidak dapat beroperasi.

Setelah pengumuman tersebut disampaikan, warga yang masih berada di kantor Disdukcapil diminta untuk pulang dan kembali pada Rabu (17/6/2026), mengingat Selasa (16/6/2026) bertepatan dengan hari libur nasional.

Baca Juga: Dari Tugu Adipura, Gelombang Kritik Mahasiswa Sukabumi Belum Berakhir

Salah seorang warga Kecamatan Warudoyong, Encep (45), mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Ia datang ke Kantor Disdukcapil Kota Sukabumi untuk memperbarui kartu keluarga yang menurut pihak kelurahan sudah tidak berlaku.

“Saya mau betulin kartu keluarga, soalnya kalo kata pihak kelurahan ini sudah kadaluarsa, tapi sekarang malah mati listrik,” kata Encep.

Menurutnya, pembaruan kartu keluarga tersebut diperlukan untuk kepentingan administrasi ibunya yang dikabarkan akan menerima bantuan. Namun proses tersebut harus tertunda karena dokumen yang dimiliki dinilai sudah kedaluwarsa.

“Ya mati Listrik ini kan pelayanan yang tidak bisa soalnya pake mesin bukan tangan, saya diminta kesini lagi hari rabu. Padahal tadi sudah ambil nomor antrian terus saya pulang dan kesini lagi malah mati listrik kacau,” tutur Encep.

Ia berharap pemadaman listrik yang terjadi secara bergilir dapat segera diatasi. Encep menilai kondisi tersebut merugikan masyarakat yang membutuhkan pelayanan publik.

“Ini kalo masyarakat telat bayar listrik, listriknya dicabut tapi ini pemadaman oleh PLN aneh,” tegas Encep.

Editor : Asep Awaludin

Tags :
BERITA TERKAIT