Sukabumi Update

3 Korban 1 Meninggal, Pemotor Ditemukan Satu Jam Pasca KA Pangrango Tabrak Truk di Cibadak Sukabumi

Kondisi motor korban kecelakaan KA Pangrango tabrak truk perlintasan alternatif Karangtengah cibadak Sukabumi (Sumber: dok warga)

SUKABUMIUPDATE.com - Fakta baru terungkap dalam kecelakaan Kereta Api Pangrango yang menghantam truk boks di perlintasan kereta api jalan alternatif Karangtengah Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat (19/6/2026) petang. Korban dipastikan berjumlah 3 orang (sebelumnya diberitakan 4 orang), yaitu sopir truk, petugas kebersihan kampung dan pengendara motor.

Dari ketiga korban, 1 meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara dua lainnya luka berat dan dibawa ke rumah sakit Sekarwangi Cibadak. Korban meninggal dunia adalah pengendara motor matic merah F 3946 TR yang tubuhnya baru ditemukan sekitar satu jam setelah peristiwa kecelakaan tersebut. 

Warga yang berada di lokasi kejadian, Rara mengungkapkan berdasarkan keterangan penjaga perlintasan truk boks F 8360 TE saat itu melaju dari nagrak menuju karangtengah. Saat melintas rel, diduga lajunya terhambat oleh kendaraan lain di depan.

Baca Juga: Ayah dan Anak Asal Bogor Hilang, Diduga Tenggelam di Muara Cipanarikan Sukabumi

"Berhentinya truknya. Badan mobilnya ketabrak sama kereta dari arah Sukabumi menuju Bogor, terpental sampai 10 hingga 15 meter," kata Rara kepada Sukabumiupdate.com.

Benturan keras membuat truk boks terpental ke kanan mengarak Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang berada di sisi jalan lingkungan pinggir rel kereta. Saat itu, seorang petugas kebersihan bernama Iki (28 tahun) tengah membuang sampah menggunakan gerobak.

"Ada tukang bersih-bersih sampah lagi ngebuang sampah di TPS itu. Truk mental membentur petugas kebersihan. 

Baca Juga: Didanai DBHCHT, Ratusan Pekerja Rentan di Sukabumi Kini Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Selain menyeret petugas kebersihan, truk boks yang terpental jauh diduga menghantam pengendara sepeda motor yang melintas di depan tempat sampah, pinggir rel kereta. "Posisi motor ini ada di depan petugas kebersihan, jadi ikut-ikutan terseret," kata Rara.

Namun keberadaan pengendaranya tidak langsung diketahui karena warga saat itu fokus menolong korban yang terlihat di lokasi. Sekitar satu jam setelah proses evakuasi berlangsung, warga baru menyadari ada korban lain yang terjepit di bawah kendaraan.

"Kita awalnya cuma fokus sama sopir truk dan petugas kebersihan. Setelah sekitar evakuasi satu jam baru kelihatan ternyata ada pengendara motor terhimpit, kelihatan ada roda motor," ungkapnya.

Baca Juga: Disdik Sukabumi Pantau Langsung SPMB, Hari Terakhir Pendaftaran Tahap I Berjalan Lancar

Korban ditemukan dalam kondisi parah. Tubuhnya terjepit di antara truk boks dan tembok bak penampungan sampah, sementara sepeda motor yang dikendarainya berada di kolong truk. Kondisi korban juga sempat tertutup tumpukan sampah yang berserakan akibat benturan keras.

"Korban ditemukan sudah meninggal," ujarnya.

Korban meninggal diketahui bernama Dodi, pria asal Padang yang baru beberapa waktu terakhir tinggal di Kampung Babakan, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak. "Identitas pemotor itu dia namanya Dodi, aslinya orang Padang tapi ngontrak di sini, Kampung Babakan, bahkan baru pindah," kata Rara. Informasi warga, korban baru pulang dari ganti jok motor.

Baca Juga: Setelah Berpisah dengan Persib Bandung, Federico Barba Gabung Tim Liga Yunani ?

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Karangtengah, Agung Pratama Putra, membenarkan bahwa dua korban dalam peristiwa tersebut merupakan warga yang tinggal di Kampung Babakan.

"2 warga kami, 1 meninggal," kata Agung.

Sementara itu, dua korban lainnya yakni sopir truk boks (Hermawan) dan petugas kebersihan bernama Iki telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Sekarwangi. Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, hingga Kamis malam kondisi Iki masih menjalani perawatan akibat luka-luka yang dideritanya dalam insiden tersebut.

Baca Juga: Dari Cibulan hingga Gunung Salak, Tempat-tempat yang Menyimpan Legenda Prabu Siliwangi

Hingga berita ini diturunkan, sukabumiupdate.com masih mencoba meminta keterangan polisi yang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan yang melibatkan KA Pangrango dan truk boks di perlintasan kereta api alternatif Cibadak tersebut.

Informasi ini juga meluruskan kabar sebelumnya yang menyebut ada 4 orang korban. Baik warga sekitar dan kades karangtengah memastikan tidak ada kernet, di truk tersebut hanya ada sopir.

Editor : Fitriansyah

Tags :
BERITA TERKAIT