SUKABUMIUPDATE.com - Pasien lansia bernama Ade (52), warga Kampung Cicariang, Desa Ridogalih, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, terpaksa bertahan di selasar Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Palabuhanratu. Pasien pengidap tumor ini terkendala kepesertaan BPJS Kesehatan atau Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang ternyata sudah tidak aktif.
Budiman, menantu pasien, mengatakan kondisi mertuanya semakin mengkhawatirkan. Bahkan, pasien mengalami pendarahan sehingga kembali dibawa ke rumah sakit pada Minggu (21/6/2026) pagi setelah sebelumnya sempat diminta pulang.
"Dokter bilang sakitnya tumor dan harus diangkat. Kemarin kami sudah menunggu satu malam di sini, lalu disuruh pulang. Tadi pagi dibawa lagi ke rumah sakit karena di rumah sudah mulai pendarahan," ujar Budiman kepada sukabumiupdate.com.
Baca Juga: Mati Listrik Bergilir Termasuk Sukabumi Ini Penyebabnya, PLN: Pasokan Kini Mulai Membaik
Menurutnya, hasil pemeriksaan dan rontgen menunjukkan bahwa pasien membutuhkan tindakan operasi. Namun, pihak keluarga terkendala biaya lantaran kepesertaan BPJS Kesehatan maupun KIS milik pasien tidak aktif.
"Hasil rontgen katanya tumor dan harus diangkat. Tapi kami terkendala biaya, KIS sama BPJS tidak aktif. Katanya aktif lagi tanggal 1. Karena itu, kami disuruh pulang," katanya.
Budiman mengaku memilih tetap bertahan di selasar rumah sakit karena khawatir jika pasien dipulangkan ke rumah yang berjarak cukup jauh dari RSUD Palabuhanratu.
Baca Juga: Pembacokan 2 Pelajar di Nagrak Berakhir Damai, Diversi Dijadwalkan di Polres Sukabumi
"Kalau dibawa pulang lagi saya kasihan. Jarak rumah jauh, sementara kondisinya masih pendarahan, ini juga pake pampers. Saya takut terjadi apa-apa di rumah kalau disini kan deket," ungkapnya.
Ia menjelaskan, pihak rumah sakit hanya memberikan resep obat yang harus ditebus secara mandiri di luar rumah sakit. "Tadi cuma dikasih resep, obatnya beli sendiri di luar," ucapnya.
Budiman berharap pihak rumah sakit dapat memberikan penanganan secepatnya terhadap mertuanya yang kini masih bertahan di selasar IGD. "Saya sangat berharap ada penanganan segera. Saya mohon bantuan dari pihak rumah sakit," tandasnya.
Baca Juga: Ramai Selebaran Pemadaman Listrik di Cibadak, PLN: Benar Tapi Tidak Ada Flyer Resmi
Hingga berita ini diturunkan, sukabumiupdate.com masih berupaya mengonfirmasi pihak RSUD Palabuhanratu terkait penanganan pasien tersebut serta mekanisme pelayanan bagi pasien yang kepesertaan BPJS Kesehatannya tidak aktif.
Editor : Fitriansyah