Sukabumi Update

Pelaku dan Pemesan Sabu dalam Bakso di Lapas Sukabumi Masih Misterius

Budi Hardiono menunjukkan rekaman CCTV yang menjadi petunjuk awal kasus pelemparan bakso berisi sabu ke dalam area Lapas Kelas IIB Sukabumi. (Sumber Foto: Dok. Lapas Kelas IIB Sukabumi)

SUKABUMIUPDATE.com – Pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian terkait kasus penyelundupan narkotika jenis sabu yang ditemukan tersembunyi di dalam bakso dan dilempar dari luar tembok lapas.

Hingga saat ini, identitas pelaku pelempar maupun pihak yang diduga menjadi tujuan pengiriman sabu tersebut belum berhasil diungkap. Karena itu, petugas lapas belum dapat memastikan apakah terdapat keterlibatan warga binaan dalam kasus tersebut.

Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Budi Hardiono, mengatakan pengungkapan kasus masih bergantung pada proses penyelidikan yang dilakukan aparat kepolisian.

"Intinya dapat dulu pelakunya, dari pelakunya baru ada pengembangan berikutnya," ujar Budi kepada sukabumiupdate.com, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga: Bakso Berlakban Hitam Gegerkan Lapas Sukabumi, Ternyata Isinya Sabu

Menurut Budi, selama pelaku utama belum ditemukan, pihaknya belum bisa menelusuri lebih jauh kemungkinan adanya pemesan atau penerima barang haram tersebut dari dalam lapas.

"Untuk ke dalamnya, otomatis kami belum bisa memastikan siapa. Pelakunya sendiri belum didapat, sehingga yang di dalam juga belum bisa dikembangkan," katanya.

Meski demikian, Budi menegaskan pihaknya tidak akan mentoleransi apabila nantinya ditemukan adanya keterlibatan warga binaan dalam upaya penyelundupan narkoba tersebut.

Ia memastikan warga binaan yang terbukti terlibat akan menghadapi proses hukum baru di luar hukuman yang sedang dijalani.

"Kalau pelaku dari luar sudah ditemukan dan hasil pengembangan menunjukkan ada warga binaan yang terlibat atau melakukan pemesanan, tentu akan diproses. Akan ada perkara baru," tegasnya.

Bakso berlakban hitam berisi sabu yang diselundupkan ke Lapas Kelas II B Sukabumi.Bakso berlakban hitam berisi sabu yang diselundupkan ke Lapas Kelas II B Sukabumi.

Budi mengungkapkan, dari empat upaya penyelundupan narkoba yang berhasil digagalkan di Lapas Sukabumi dalam beberapa waktu terakhir, tiga kasus sebelumnya telah berhasil diungkap dan para pelaku telah diproses hukum.

"Untuk tiga kasus sebelumnya sudah ada pihak yang bertanggung jawab. Ada pelaku dari luar dan ada warga binaan yang terlibat. Sedangkan kasus pelemparan bakso berisi sabu ini masih dalam proses penyelidikan karena pelakunya belum ditemukan," ungkapnya.

Di tengah proses pengembangan kasus, Lapas Sukabumi berencana memberikan penghargaan kepada petugas yang pertama kali menemukan bungkusan mencurigakan tersebut saat patroli rutin dini hari.

Menurut Budi, apresiasi tersebut penting sebagai bentuk motivasi bagi seluruh petugas agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penyelundupan narkoba yang terus berkembang.

"Pasti ada reward yang akan diberikan. Minimal menjadi motivasi bagi petugas lain untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan berlomba dalam kebaikan," pungkasnya.

Sebelumnya, petugas Lapas Kelas IIB Sukabumi menggagalkan upaya penyelundupan sabu yang disembunyikan di dalam bakso berlakban hitam dan diduga dilempar dari luar tembok lapas. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sabu seberat sekitar satu gram yang kemudian diserahkan kepada Satresnarkoba Polres Sukabumi Kota untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT