Sukabumi Update

Dua Hari Berturut-turut, Penyu Hijau Ditemukan Mati di Pesisir Selatan Sukabumi

Bangkai penyu hijau yang ditemukan terdampar di Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Rabu (24/6/2026. (Sumber Foto: Istimewa)

SUKABUMIUPDATE.com – Seekor penyu hijau kembali ditemukan dalam kondisi mati terdampar di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi. Temuan ini terjadi hanya sehari setelah bangkai penyu hijau ditemukan di kawasan Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan.

Bangkai satwa laut dilindungi tersebut pertama kali ditemukan warga pada Rabu (24/6/2026) sore. Informasi itu kemudian dilaporkan kepada petugas Konservasi Penyu Pangumbahan untuk dilakukan pemeriksaan.

Kepala Konservasi Penyu Pangumbahan, Mahardika Zarhan, membenarkan adanya penemuan bangkai penyu hijau tersebut. Setelah menerima laporan dari masyarakat, petugas langsung mendatangi lokasi pada Kamis (25/6/2026) pagi.

“Kami mendapatkan informasi bahwa ada bangkai penyu hijau yang ditemukan pada Rabu sore. Pada paginya petugas langsung mengecek ke lokasi dan ternyata bangkai masih ada, sehingga langsung kami kuburkan di lokasi,” ujar Mahardika kepada sukabumiupdate.com, Kamis sore.

Baca Juga: Bangkai Penyu Hijau Ditemukan di Pantai Cibuaya Sukabumi, Diduga Korban Bycatch

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, bangkai penyu hijau di Pantai Ujunggenteng tersebut diperkirakan berusia sekitar 10 hingga 15 tahun. Satwa itu memiliki panjang karapas sekitar 68 sentimeter dan lebar 62 sentimeter.

Mahardika menjelaskan, kondisi bangkai saat ditemukan masih relatif utuh dan tidak menunjukkan tanda-tanda luka baru yang signifikan.

“Kondisi penyu minim luka. Hanya terdapat luka lama pada bagian karapas atas dekat kepala,” katanya.

Terkait penyebab kematian, pihak konservasi belum menemukan indikasi yang mengarah pada aktivitas tertentu, seperti jeratan alat tangkap maupun benturan benda keras. Karena minimnya luka pada tubuh penyu, dugaan sementara mengarah pada faktor penyakit.

“Untuk identifikasi penyebab kematian belum ada indikasi ke arah mana pun karena kondisi bangkai ditemukan minim luka. Sehingga sementara diasumsikan karena penyakit, kemudian mati dan terdampar di Pantai Ujunggenteng,” jelasnya.

Baca Juga: Kasus Penelantaran Masuk Tahap II, Ayah Kandung Nizam Segera Disidang

Temuan ini menambah daftar kematian penyu hijau di pesisir selatan Sukabumi dalam beberapa hari terakhir. Sebelumnya, pada Selasa (23/6/2026), seekor penyu hijau juga ditemukan mati di kawasan Pantai Cibuaya, Desa Pangumbahan, Kecamatan Ciracap.

Berbeda dengan temuan di Ujunggenteng, bangkai penyu di Pantai Cibuaya ditemukan dalam kondisi mengalami sejumlah luka dan diduga menjadi korban tangkapan sampingan (bycatch) aktivitas perikanan.

Menyikapi dua temuan yang terjadi dalam waktu berdekatan tersebut, petugas konservasi terus melakukan pemantauan di sepanjang pesisir selatan Sukabumi untuk mengantisipasi kemungkinan adanya penyu terdampar lainnya.

Pihak Konservasi Penyu Pangumbahan juga mengimbau masyarakat pesisir agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan penyu maupun satwa laut dilindungi lainnya yang terdampar, baik dalam kondisi hidup maupun mati, sehingga dapat segera ditangani sesuai prosedur konservasi.

Editor : Denis Febrian

Tags :
BERITA TERKAIT